11 Jenazah Bayi Membusuk Ditemukan di Detroit

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kepolisian Kota Detroit, Amerika Serikat, menerima sebuah surat misterius yang mengungkap keberadaan 11 jenazah bayi di salah satu rumah duka. Kesebelas jenazah bayi itu ditemukan tersembunyi di kolong langit-langit bangunan, dan mengalami proses pembusukan alami akibat kondisi ruangan yang lembab.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Adapun rumah duka tersebut, Cantrell Funeral Home, telah ditutup sejak April, dan publik dilarang memasukinya tanpa izin resmi dari dinas sosial kota Detroit. Demikian dikutip dari The Guardian, Minggu (14/10).

Letnan polisi Detroit, Brian Bowser, mengatakan 11 jenazah bayi ditemukan mulai membusuk di dalam kolong langit-langit antara lantai pertama dan kedua, selama pencarian pada Jumat.

Sembilan jenazah bayi berada di kotak kardus dan dua lainnya berada di dalam kantong sampah dalam satu peti mati, kata Bowser. Pejabat terkait telah mengidentifikasi nama untuk beberapa bayi. Mereka akan mencoba menghubungi keluarganya masing-masing.

Rumah duka telah ditutup sejak April, ketika inspektur negara menangguhkan lisensinya usai penemuan beberapa jenazah yang diduga sengaja ditutupi kasus kematiannya karena beberapa hal.

Berdasarkan penelitian sementara oleh tim forensik, kemungkinan seluruh bayi tewas karena dibunuh. Namun, polisi Kota Detroit belum bisa mengetahui berapa lama seluruh jenazah disembunyikan, dan menentukan siapa yang bertanggung jawab.

"Jelas, itu adalah (perbuatan) oknum karyawan (rumah duka) atau seseorang yang memiliki pengetahuan anatomi bayi di sini," kata Bowser, seraya menyebut bahwa ditemukan kejanggalan pada kasus terkait.

Jameca LaJoyce Boone, manajer rumah duka yang menjabat setahun sebelum penutupan, mengatakan dia terkejut oleh penemuan jenazah di langit-langit.

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Saya tidak tahu apa-apa tentang itu," kata Boone kepada Detroit News. "Saya benar-benar tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi."

Hingga berita ini terbit, kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.

Sumber:merdeka

No comments

Powered by Blogger.