1.500 Rumah ramah gempa di Lombok ditarget selesai akhir Oktober 2018



     Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerjasama dengan kontraktor lokal kini tengah membangun sekitar 1.500 Rumah Ramah Gempa di Lombok. Sesuai mandat yang diberikan Menteri BUMN Rini Soemarno, pembangunan 1.500 unit rumah yang telah dimulai sejak 2-3 pekan lalu itu ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2018.



Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Budi Harto, mengatakan perseroannya yang juga ikut serta sebagai bentuk tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) itu coba meminimalisir ongkos pembuatan rumah.



"Kalau saya dengar kan pemerintah akan bantu tiap warga Rp 50 juta untuk bangun satu rumah. Biaya Precast kita upayakan seminimal mungkin, semurah mungkin," jelas dia di Jakarta, Selasa (2/10).

Secara pendanaan, dia menyebutkan, BUMN Karya seperti Adhi Karya juga disokong oleh BUMN besar lain. "Yang support pembiayaannya dari BUMN besar, kayak Pertamina, Mandiri, BRI, dan lain-lain," sebutnya.

Menilik faktor cuaca, Budi pun menargetkan, pembangunan satu unit Rumah Ramah Gempa ini bisa selesai hanya dalam waktu satu hari. "Ya sekarang kan musim hujan, jadi kita percepat. Satu rumah satu hari harus selesai," ujar dia.


Sumber : merdeka

No comments

Powered by Blogger.