Bawa Sabu dan Gorila, TKI Ini Diamankan BNN Depok

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Guna menekan angka penyalahgunaan Narkoba di Kota Depok. BNNK Depok, lakukan Razia Bersih Narkoba (Bersinar), di apartemen Margonda Residence (Mares) I. Hasilnya, BNNK Depok mendapati pemuda dengan KTP Lombok, memiliki satu paket sabu-sabu.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kepala BNNK Depok, AKBP Rusli Lubis mengatakan, saat dilakukan tes urin di Margonda Residence I, dengan jumlah 780 kamar. BNNK Depok mendapati satu buah paket sabu di kamar 412, yang sedang ditempati Ilhamdan. Saat dilakukan tes urin yang bersangkutan juga positif mengandung avetamin.

“Kami menemukan satu paket sabu, dan tiga alat hisap dikamar 412,” papar AKBP Rusli kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Minggu (28/10/2018).

Namun, menurutnya itu bukan apartemen milik Ilhamdan. Tapi milik rekannya yang diketahui sedang berada di Bogor. “Itu bukan apartemen dia, dia hanya numpang, dan pemilik apartemen masih dalam pengejaran kami,” paparnya.

Saat diamankan, Ilhamdan juga memiliki dua buah Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang satu beralamat di Lombok, dan sisanya beralamat di Kelapa Dua Depok. Saat dilakukan penggeledahan BNN menemukan, satu paket sabu, tiga buah alat hisap, plastik kecil yang di duga sebagai bungkus sabu.

Selain itu, juga ditemukan surat keterangan pernah bekerja di luar negeri, dan sepuluh buah paspor dengan nama yang berbeda.

“Dia diketahui pernah bekerja di Korea Selatan,” ujarnya.

Selain sabu, ditempat yang sama BNNK juga menemukan satu kotak besar tembakau. Diduga tembakau tersebut akan dijadikan sebagai tembakau gorila. “Ada juga tembakau, tapi saya belum tau pastinya, tapi di duga untuk dijadikan gorila,” paparnya.

Sementara, pihaknya mengaku masih melakukan pengembangan terhadap pemilik apartemen yang diketahui sebagai rekan Ilhamdan. Pihaknya, juga menurunkan personil dari Brantas BNN, dan Resnarkoba Polresta Depok untuk selalu mengintai. “Kami masih lakukan pengembangan,” katanya.

Namun, dia juga mengharapkan ada komunikasi yang baik antara penegak hukum di Kota Depok, dan jajaran terkait, agar diciptakan suasana yang aman di Kota Depok.

Kalau semua bergerak, dan melakukan pemeriksaan secara rutin, tentu akan mempersempit ruang gerak penyalah gunaan narkoba di Kota Depok.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

“Jika bersinergi akan lebih mudah, dan bisa lebih cepat ditangani,” tandasnya.

Sementara, dalam kegiatan yang dilakukan Jumat (26/10) lalu, BNN menggandeng, Polresta Depok, Rutan Depok, satpol PP, Kodim 0508, Polisi Militer, dan Sub Garnisun 0508.

Sumber:pojoksatu

No comments

Powered by Blogger.