Bayi Lucu yang Digendong Mensos Usai Tersapu Tsunami Palu Kini Telah Bertemu Orangtuanya



       Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita menggendong seorang bayi yang lucu usai ditemukan di dalam parit ketika meninjau penanggulangan pascagempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Sabtu 29 September 2018. Diduga sang bayi tersapu tsunami yang menerjang Palu.



Namun, saat ini bayi tersbut sudah berkumpul kembali dengan kedua orangtuanya. Hal itu disampaikan langsung oleh Agus dalam akun Instagram-nya.



"Teman-teman sekalian, Alhamdulillah dan Puji Tuhan, bayi lucu ini sudah bisa bergabung lagi dengan keluarganya, orangtuanya sudah ditemukan dan hidup 🙏🙏🙏🙏Terimakasih untuk doa tulus yang tiada henti dari teman-teman semua," tulis Mensos dalam akun Instagram Pribadinya @agusgumiwangk, Senin (1/10/2018).

Dalam foto yang diunggah Mensos di akun Instagram-nya, tampak sang bayi mengenakan baju berwarna ungu dan tertidur di pundak sang menteri. Sontak hal aksi Mensos menggendong bayi lucu tersebut pun menjadi perhatian netizen.

"Kelihatan sosok ayahnya pada pak menteri ini, anaknya begitu tenang dan memeluk terus pak menteri 🙏," tulis @dedi_saptono.

"Ngikutin dr awal berita adek ini gk kbyang rasany jd ibuny bsa kpisah gitu..alhamdulillah bsa brkumpul lg," timpal @annalaima86.

"Alhamdulillah, terima kasih pak menteri🙏🙏," pungkas @reisha_mutia.

Sebelumnya, saat meninjau lokasi bencana di Palu Sulawesi Tengah Mensos tampak menggendong bayi berjenis kelamin laki-laki saat berada di Mapolda Sulteng.

Mensos Agus menjelaskan, anak-anak adalah satu dari empat kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan sesaat setelah terjadinya bencana. Tiga lainnya adalah perempuan hamil, penyandang disabilitas, dan lansia.

"Bayi ini terpisah, bahkan kemungkinan kehilangan orangtuanya akibat bencana di Kota Palu. Mari kita doakan untuk saudara-saudara kita korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah agar diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Kementerian Sosial juga akan terus mengawal proses tanggap darurat. Memastikan warga tertangani kebutuhan dasarnya," urai Mensos.


Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.