Gempa Sumba Timur Sebabkan Sekolah-Rumah Rusak, Ratusan Warga Mengungsi

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Empat kali gempa beruntun yang mengguncang Sumba Timur mengakibatkan sejumlah rumah dan sekolah rusak, Selasa (2/10/2019). Kepanikan pun terjadi  bahkan ratusan warga  memilih mengungsi ke kawasan kilometer sembilan arah Barat Kota Waingapu.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Mereka mengungsi karena kuatir akan gempa susulan juga berbagai kemungkinan buruk yang mungkin terjadi.

Sebelumnya empat kali gempa beruntun terjadi di Kabupaten Sumba Timur, NTT pagi hari tadi.

Gempa pertama dimulai pukul 07.12 Wita lalu 07.27 Wita tak hanya itu gempa kembali terasa pukul 07.59 Wita dan pukul 08.16 Wita.

Guncangan gempa sejak pertama dirasakan  masih tidak terlampau besar dengan kekuatan 5,2 Skala Richter (SR) pada 10.56 Lintang Selatan, 120.20 Bujur Timur atau 66 kilometer barat daya Sumba Timur.

Selanjutkan gempa kedua berkekuatan 5,3 SR pada 10.48 Lintang Selatan, 120.24 Bujur Timur atau 56 kilometer barat daya Sumba Timur.

Sementara gempa ketiga berkekuatan 6,0 SR pada lokasi 10.57 Lintang Selatan, 120.25 Bujur Timur atau 66 kilometer barat daya Sumba Timur. Lemudian gempa dengan kekuatan lebih besar yakni 6,3 SR terjadi pada posisi 10.57 Lintang Selatan, 120.22 Bujur Timur juga diposisi barat daya Sumba Timur semua gempa berkedalaman 10 kilometer.

Sejumlah sekolah di Kota Waingapu dilaporkan retak tembok dan rusak plafonnya. Karenanya siswa SD, SMP dan SMA di kota tersebut langsung dipulangkan, bahkan kepanikan nampak terjadi di SMPN 01 Waingapu Kecamatan Kambera dimana sejumlah siswa nampak menangis ketakutan dan histeris hingga berlarian keluar ruangan.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Hingga berita ini diturunkan belum mendapat informasi resmi mengenai jumlah rumah dan bangunan lainnya yang rusak akibat gempa yang terjadi.

Saat ini aparat kepolisian dan intansi terkait tengah berkeliling Kota Waingapu dan sekitarnya untuk memberikan infromasi bahwa gempa tidak berpotensi tsunami dan waspada terhadap segala informasi hoax terkait gempa dan tsunam

Sumber:vemale


No comments

Powered by Blogger.