Jengkel istri siri tak kunjung pulang, Andre nekat siksa anak




      Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimsus) Polda Jateng menangkap Andre Rifan Hidayat (38) warga Gabahan, Semarang Tengah. Dia dibekuk karena terlibat penyiksaan anaknya berinisial A yang masih berusia 3 bulan, hasil pernikahan dengan istri sirinya.



"Untuk bayi A selamat masih dilakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara. Andre Rifan (pelaku) sendiri sudah kita amankan untuk dimintai keterangan," kata Kasubdit IV Remaja Anak dan Wanita (Reknata) Direskrimum Polda Jateng AKBP Dolly A Primanto saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (27/10).



Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku membekap bayi itu hanya akting atau pura-pura. Hal itu dilakukan supaya ibu dari bayi tersebut yang kerja di Malaysia segera pulang.

"Ngakunya hanya pura-pura saja. Jadi selama ini bayi diasuh sama pelaku dan istri sahnya di rumah kos itu," imbuhnya.

Terkait motif lain, polisi hingga kini masih mendalaminya. "Belum mengarah ke pemerasan uang ibu pada bayi tersebut. Itu dilakukan karena jengkel tidak pulang ke Indonesia," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan dilakukan Andre kepada anaknya sempat viral di medsos. Dalam video durasi 9 detik terlihat wajah bayi dijejal kaki, dibekap bantal, diangkat terbalik dengan tangan, ditodong belati kecil. Petugas yang melakukan penyelidikan di lokasi langsung melakukan penelusuran terhadap pelaku.

Pelaku ditangkap di indekos daerah Gabahan, Semarang Tengah, Kamis (25/10) pukul 23.00 WIB. Saat dilakukan penangkapan Andre berada di kamar bersama seorang wanita yang diakui istri sahnya bersama korban.

Pelaku dijerat Pasal 76c Jo Pasal 80 ayat (4) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pelaku diancam hukuman penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 15 juta. 

Sumber : merdeka

No comments

Powered by Blogger.