Kekurangan tenaga kerja, Jepang akan buka lowongan besar-besaran bagi warga asing



     Jepang mengumumkan rencana akan menarik lebih banyak lagi buruh untuk dipekerjakan. Sebagai negara dengan peringkat ekonomi ketiga di dunia, Jepang ingin mengatasi kekurangan tenaga kerja karena populasi pekerja di negaranya yang sudah menua.



Rencana tersebut dilaporkan untuk mengisi kekurangan pegawai di sektor pertanian, keperawatan, konstruksi, hotel dan pembuatan kapal.



Di bawah rancangan undang-undang, pekerja asing dengan keahlian yang diperlukan, akan diberikan visa yang memungkinkan mereka bekerja di Jepang hingga lima tahun.

Para pekerja asing yang memiliki kualifikasi kuat di bidangnya dan lulus tes bahasa Jepang juga dapat memperoleh status kependudukan permanen di Jepang.

Juru bicara pemerintah Yoshihide Suga mengatakan bahwa RUU ini akan diserahkan ke parlemen secepatnya, dan kemungkinan akan diluncurkan pada bulan April mendatang.

Kebudayaan Jepang sebenarnya sangat berhati-hati dalam penerimaan pekerja asing dan saat ini sangat membatasi pemberian kewarganegaraan bagi pekerja profesional. Namun, aturan tersebut tidak berlaku bagi orang Amerika Selatan keturunan Jepang.

Namun demikian, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menekankan bahwa kebijakan imigrasi tersebut tidak merombak kebijakan secara menyeluruh.

"Jepang tidak akan bergantung pada imigran asing," ungkap PM Jepang, yang dilansir dari Channel News Asia, Jumat (12/10).

Pemerintah belum menetapkan target untuk pekerja asing dalam proposal baru, meskipun media lokal menempatkan angka pada lebih dari 500.000 orang pada 2025 mendatang.


Sumber : merdeka

No comments

Powered by Blogger.