Manis Lagi Cantik Fulus Puding Tart Dekoratif

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Beragam kudapan kerap disajikan sebagai makanan penutup menu suatu perjamuan makan. Selain buah-buahan atau olahannya, puding juga menjadi salah satu kudapan favorit makanan penutup. Bisnis puding juga sempat naik daun beberapa tahun lalu.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kini, ternyata bisnis puding masih menjanjikan. Bukan hanya rasa puding yang manis dan lembut, bentuknya yang cantik juga kerap memikat para penikmat puding.

Tidak hanya mengunggulkan kualitas bahan baku, kudapan puding saat ini juga dikreasikan dengan beragam motif dan bentuk. Puding dihias secantik mungkin  agar menggugah selera. Bisnis kreasi puding hias atau puding dekoratif kini makin berkembang.

Bahkan beberapa orang ada yang menggunakan puding dekoratif sebagai pengganti kue tart atau yang dikenal dengan sebutan puding tart. Tren puding dekoratif berupa tart belakangan muncul kembali dan mulai naik daun.

Telly Indrawaty, pemilik Gloria Puding Jogja mengatakan, puding tart punya banyak penggemar dibanding puding biasa. "Bentuknya lebih menarik, warna dan isinya juga lebih menarik. Harganya juga lebih murah dibanding cake tart. Jadi banyak juga yang suka sama puding tart ini," tuturnya. Ia mengatakan jika dirinya membuat puding sesuai permintaan pelanggan.

Pelanggan bebas menentukan motif, desain dan warna puding. Jika bingung memilih desain, Telly mengatakan dirinya juga bisa membantu memberi contoh beberapa desain puding yang sudah pernah dibuatnya.

Harga yang dibanderol untuk puding dekoratif tart mulai Rp 125.000-Rp 250.000, tergantung motif, desain, dan ukuran.  "Kalau pesanan sih pasti ada saja yang pesan, kebanyakan untuk surprise ulang tahun," kata dia.

Selama ini, Telly hanya melayani pesan antar untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya saja. "Rata-rata sebulan, kami bisa jual sekitar 50-80 puding tart, tergantung bulan juga," tuturnya.

Yohanes Hariyanto, pemilik Puding Surabaya juga mengakui jika puding tart tengah digandrungi saat ini. Bentuknya yang makin kreatif dan beragam membuat kudapan manis ini banyak diburu pelanggan.  "Betul, sekarang puding tart memang sedang naik daun. Kalau dulu puding hanya di cup biasa dan warna warni, sekarang ukurannya lebih besar dan bentuknya makin variatif," tuturnya.

Hari membanderol puding tartnya mulai Rp 75.000-Rp 160.000 per buah. Dalam sebulan, ia mengaku bisa menjual antara 150-200 puding ke pelanggan di sekitar Surabaya.  "Kadang biar bisa lebih cepat, saya bikin stok dulu sehari sebelumnya. Apalagi kalau hari-hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri dan Natal, saya sering menolak pesanan karena takut enggak kepegang. Pesanan bisa sampai 300 puding kalau hari raya," katanya.            

Puding tart dengan topping buah segar dan warna cerah jadi favorit

Ragam kreasi puding dekoratif berbentuk tart atau yang biasa disebut puding tart tak hanya mendatangkan peluang usaha, tapi juga persaingan. Yohanes Hariyanto, pemilik Puding Surabaya tak menampik jika makin banyak pelaku usaha yang terjun ke bisnis puding tart.

Ia mengatakan, di Surabaya sendiri, bisnis puding tart mulai tren sejak dua tahun lalu. Banyak pemain yang mengambil ceruk bisnis ini. "Persaingan sudah pasti ada, tapi tinggal bagaimana tiap pelaku usaha punya inovasi dalam bisnisnya. Selain rasa, inovasi produk itu sangat penting kalau dalam bisnis kuliner, khususnya bisnis dessert," kata Hari.

Agar tetap unggul dalam persaingan, Hari mengungkapkan, dirinya rutin mengeluarkan varian puding tart baru setiap empat bulan sekali. Ia menjamin, jika kreasi varian puding buatannya hanya ada di Puding Surabaya (limited edition).

Beberapa varian puding tart buatan Puding Surabaya yang menjadi favorit konsumen, antara lain budino piaza, trio layer, dot dot, dan strawberry fruity.

Bicara soal tren puding tart, Hari mengatakan, saat ini puding tart dengan kombinasi buah dan puding tart dengan lapisan puding aneka rasa (layer puding) paling banyak diminati pembeli. Sedangkan untuk warna, ia bilang puding yang memiliki warna - warna cerah seperti merah muda, kuning, merah dan oranye masih jadi favorit.

"Membuat inovasi puding tart ini tidak berbeda jauh dengan membuat cake tart. Kombinasi warna dan bahan itu jadi kuncinya. Kalau cake tart saja bisa saja versi premium, puding tart juga bisa dibuat premium," tuturnya.

Selain puding tart dengan warna cerah, Hari juga mengatakan puding cokelat juga masih jadi pilihan utama konsumen. Masih banyak yang menyukai puding jenis ini, karena rasa cokelat adalah rasa yang aman untuk semua.

Senada dengan Hari, Telly Indrawaty, pemilik Gloria Puding Jogja juga menuturkan jika warna-warna cerah banyak digemari konsumen saat ini. Puding tart dengan tulisan timbul yang menempel di atasnya juga masih jadi favorit konsumen. Puding tart dengan topping buah segar yang menempel di atasnya juga termasuk deretan favorit pelanggan.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Yang banyak dipesan itu biasanya puding yang atasnya ada buah-buahan segar sama yang ada tulisan timbul happy birthday. Kombinasi keduanya, buah dan ada tulisan timbul juga banyak dipesan," kata Telly.

Berbeda dengan Hari yang sudah membuat varian produk tetap, Telly justru memilih membuatkan puding tart sesuai permintaan konsumen. Konsumen bebas menentukan model puding tart sesuai dengan seleranya. "Untuk motif dan bentuk, semua konsumen yang menentukan, biar puding tartnya ada personal touch. Saya usahakan untuk buat semirip mungkin dengan permintaan konsumen," ujarnya.    

Sumber:kontan

No comments

Powered by Blogger.