'Sekitar 1.000 Orang Mungkin Terkubur' Akibat Gempa-Tsunami di Palu

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Korban meninggal dunia akibat gempa-tsunami di Palu dan sekitarnya telah mencapai 1.571 orang dan sebanyak 1.000 lainnya mungkin terkubur reruntuhan rumah dan bangunan.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Data mengenai korban meninggal dikemukakan juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. Adapun jumlah korban terkubur dipaparkan Badan SAR Nasional.

"Kami memperkirakan ada lebih dari 1.000 rumah terkubur, jadi mungkin lebih dari 1.000 orang masih hilang," kata Yusuf Latif, Kasubbag Humas Badan SAR Nasional, M Yusuf Latif, kepada kantor berita AFP, Senin 10 Oktober 2018.

Yusuf merujuk pada kompleks perumahan Balaroa yang terimbas likuifaksi setelah gempa-tsunami menerjang Palu, pada 28 September 2018 lalu. "Namun, kami masih belum yakin karena masih ada kemungkinan beberapa orang berhasil keluar," imbuhnya.

Sedangkan Sutopo mengaku tak tahu berapa jumlah pastinya, "kami belum tahu ... jadi kalau berdasarkan laporan atau penuturan warga yang selamat di sana, banyak (yang masih hilang). Berapa angka (pastinya), kami belum bisa menyampaikan," jelas Sutopo.

Ia menambahkan BNPB akan memperbarui data jumlah orang yang masih dinyatakan hilang dari waktu ke waktu.

'Tak ada lagi tanda-tanda kehidupan

Pencarian antara lain dilakukan di di Hotel Mercure Palu.

Di sini sekumpulan regu penyelamat Indonesia bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat asal Prancis, Pemadam Kebakaran Darurat Internasional, untuk mencari dan menemukan korban.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
Mereka menggunakan beragam cara, termasuk mengutus anjing pelacak serta alat pendeteksi tanda-tanda kehidupan.

"Kemarin kami mendeteksi detak jantung dan tanda pernapasan, tapi tidak ada pergerakan. Itu artinya seseorang tak bergerak, terperangkap. Sekarang tidak ada sinyal," kata Philippe Besson, ketua lembaga Pemadam Kebakaran Darurat Internasional, kepada AFP.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.