Sempat Merespons ketika Disentuh, Model yang Alami Kecelakaan di Magetan Meninggal



     Rini Puspitawati (26), korban kecelakaan Honda CRV di Magetan, Jawa Timur, meninggal, Sabtu (20/10/2018).



Melansir Surya.co.id, ibu satu anak ini mengalami luka parah di bagian kepala hingga mengembuskan napas terakhirnya pada sekitar pukul 09.55 WIB.



Sejak dua hari pascakecelakaan, Senin (15/10/2018), Rini dirawat di RSUD dr Soedono, Kota Madiun, Jawa Timur.

Di sana, cairan yang terdapat pada paru-parunya diambil agar paru-parunya dapat berkembang.

"Enggak dioperasi, sejak datang, kondisinya sangat buruk sekali, kondisi sangat buruk karena membutuhkan alat bantu ventilator (alat bantu pernafasan). Jadi bukan dioperasi, hanya tindakan membantu supaya kalau ada darah atau cairan di paru-paru, supaya paru-paru dapat berkembang," kata dr Sjaiful, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Soedono.

Setelah itu, kata Wiwik (33), kakak Rini, adiknya bisa merespons ketika disentuh dan dipanggil.

Namun, pada Jumat (19/10/2018) malam wanita yang akrab disapa Rindu itu mengalami koma hingga kemudian meninggal pada Sabtu.

Menurut dr Sjaiful, Rini sempat tak sadarkan diri karena mengalami multiple organ failure (MOF), yang diduga disebabkan benturan keras di kepala sata kecelakaan.

"Dari awal, kondisinya semakin turun bukan membaik. Dari awal sudah tidak bisa di apa-apain, untuk pemeriksaan scan juga sudah tidak memungkinkan," katanya.

Sedangkan penyebab kematiannya diduga mati batang otak.

"Ya, mati batang otak, ada pendarahan dalam otak," imbuh dr Sjaiful.

Diberitakan Surya Malang sebelumnya, kecelakaan tunggal mobil Honda CRV terjadi di kawasan yang tak jauh dari Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, Sabtu (13/10/2018).

Seorang kontraktor bernama Ragil Supriyanto (34) dan model sekaligus pemandu lagu (PL), Rini Puspitawati (26), menjadi korban dalam insiden ini.


Ragil merupakan warga Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Blora, Jawa Tengah, sementara Rini berasal dari Desa Semen, Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa Timur.

Ragil tewas dalam kecelakaan tersebut, sedangkan Rini, yang mengemudi mobil, tak sadarkan diri.

Menurut Suparno, seorang petani yang menjadi saksi mata, mobil korban melaju kencang saat melintas di kebun stroberi.

Mobil dari arah Sarangan yang turun ke Magetan kota itu pun terjun ke jurang.

Rini kemudian dirawat di RSUD dr Sayidiman, Magetan, lalu dirujuk ke RSUD dr Soedono.

Di rumah sakit tersebut Rini menutup mata untuk selamanya.


Sumber : tribun

No comments

Powered by Blogger.