Tak Ingin Jadi Beban Keluarga, Pria Difabel Bunuh Diri

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang penyandang disabilitas di Thailand dilaporkan bunuh diri karena menganggap dirinya hanya menjadi beban keluarga. Pria difabel yang tidak diketahui identitasnya itu ditemukan tergantung di sebuah pondok kawasan Lao Phum-Nong Sao, Distrik Mueang.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
Dilansir Asia One Selasa (16/10/2018), polisi menyatakan tidak ada tanda kekerasan pada pria itu maupun perusakan di pondoknya. Ahli forensik menuturkan dia tewas dua jam sebelum ditemukan. Sebuah catatan ditinggalkan di dekat jenazah pria tersebut. 

Dari catatan itu, si pria berkata karena kondisi fisiknya, dia mengaku tak sanggup menghidupi diri sendiri. Pria itu itu juga berujar tak ingin jadi beban orangtua maupun keluarganya. Ayah dari pria itu menjelaskan, putranya menderita muscular atrophy sejak berusia empat tahun. Selain itu dia juga mempunyai asma dan sempat dirawat di fasilitas kejiwaan.

Sebabnya, pria itu diketahui berupaya bunuh diri sebanyak tiga kali. Dua kali dia mencoba menenggak banyak obat hingga overdosis, dan sekali menenggelamkan diri ke sumur. Saat kejadian, si ayah menceritakan dia dan istrinya sedang menggali tanah untuk menanam yam di lokasi sekitar 100 meter dari pondok tempat pria itu tinggal.

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Ketika kami kembali untuk memberinya makan, kami terkejut karena dia sudah tergantung. Kami langsung menurunkannya, namun dia sudah meninggal," ratap ayah pria itu. Setiap bulan, ayah pria itu berujar putranya mendapat 800 baht, sekitar Rp 372.634, dari pemerintah karena tidak mampu menghidupi dirinya sendiri.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.