Ternyata Polusi Udara Bisa Buat Anda Kena Stroke Loh



      Stroke adalah penyakit yang selalu diwaspadai banyak orang di dunia. Dahulu, penyakit stroke diidentikan dengan orang-orang lanjut usia namun sekarang siapa pun bias terkena penyakit ini.




Tapi, banyak yang tidak menyangka ternyata polusi udara merupakan salah satu penyebab penyakit stroke. Tahukah Anda bahwa ada korelasi kuat antara stroke dan polusi udara?



Melansir The health Site, kualitas udara yang buruk dapat mempengaruhi paru-paru Anda apalagi jika memiliki penyakit asma. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa menghirup udara berkualitas rendah juga dapat menyebabkan stroke.

Stroke sendiri, adalah kondisi medis di mana sel-sel otak mati karena berkurangnya suplai darah. Stroke dapat disebabkan oleh sumbatan atau pecahnya pembuluh darah yang memasok otak.

“Orang tidak menyadari hubungan stroke dengan polusi udara dan sering tidak mengambil langkah yang diperlukan untuk menghindarinya. Bahkan setelah serangan stroke, orang meremehkan pentingnya rehabilitasi, yang dapat menjadi kunci untuk menyelesaikan pemulihan,” kata Dr Gaurav Thukral, COO Health Care at Home.

Dengan meningkatnya pasien stroke secara terus-menerus, ada pengembangan teknologi berkelanjutan di sekitar perawatannya. Intervensi dini pun dapat menghasilkan pemulihan total. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali tanda-tanda awal, yang terjadi di bibir, lengan mati rasa dan kelemahan, dan bicara cadel.

Sayangnya, meskipun medis sudah maju, stroke tetap menjadi salah satu penyebab utama kecacatan. Negara-negara kelompok berpenghasilan rendah hingga menengah, mengalami industrialisasi yang merajalela dan menyebabkan polusi udara yang berlebihan.

Polusi ini diperkirakan akan meningkat beberapa dekade mendatang. Sebaliknya, sekitar 85% kasus stroke terjadi pada negara berpenghasilan rendah hingga menengah, yang dikaitkan dengan DALY dan kematian yang tinggi.

Menurut Dr Manreet Kahlon, COO IVH Senior Care bahwa kondisi pernapasan sering dikaitkan dengan polusi udara, namun, dalam sepuluh tahun terakhir atau lebih, ada bukti yang menghubungkan polusi udara dengan penyakit kardiovaskular. Insiden stroke paling tinggi, berada di antara kelompok negara berpenghasilan rendah sampai menengah karena tingginya polusi karena industrialisasi.

Oleh karena itu, penelitian menganjurkan menggunakan masker saat berada di luar ruangan dan menggunakan filter udara di rumah, bagi orang yang tinggal di kota dengan polusi sedang hingga tinggi.

Selain itu, keberadaan tanaman pun mampu mengurangi polusi dan berguna untuk menghasilkan udara segar di dalam ruangan. Jadi jangan lupa untuk menggunakan masker jika berada di luar ruangan agar tidak terkena polusi dan jauh dari penyakit stroke tentunya.


Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.