Balita di India Diperkosa dan Dibuang di Dekat Rel Kereta Api

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kasus perkosaan kembali terjadi di India kali ini korbannya adalah seorang bocah berusia dua tahun. Pelaku menculik bocah itu, memperkosanya, lalu meninggalkan bocah itu begitu saja di dekat rel kereta api di kota New Delhi. Bocah yang belum bisa diidentifikasi itu ditemukan dalam kondisi disumpal mulutnya. Dia diculik dari orangtuanya saat tidur hanya beberapa meter dari lokasi bocah itu ditemukan.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Para pejalan kaki menemukan bocah itu terbaring tak bergerak di sisi rel sementara kereta api melaju hanya beberapa centimeter saja dari bocah itu. Warga yang menemukan bocah itu langsung membawanya ke rumah sakit yang langsung mendapatkan perawatan intensif. 

Kini dikabarkan bocah itu sudah dalam kondisi stabil meski masih menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi mengatakan, ibi bocah itu terbangun pada pukul 02.30 dini hari pada Sabtu (17/11/2018) dan menemukan putrinya hilang. 

Setelah mencari dan tak menemukan putrinya, ibu korban mendatangi polisi pada pagi harinya dan melaporkan peristiwa tersebut. Pada Sabtu siang, polisi mendapatkan kabar seorang balita perempuan dibawa ke sebuah rumah sakit di wilauah tengah New Delhi. Setelah diperiksa, polisi memastikan balita yang dibawa ke rumah sakit adalah anak yang dilaporkan hilang itu. 

Setelah memeriksa rekaman CCTV di area sekitar ditemukannya korban, polisi mulai memasang perangkap di beberapa kuil tempat para pedagang jalanan datang untuk mendapatkan makanan. Saat itulah tersangka, seorang pecandu narkoba berusia 24 tahun ditangkap pada Minggu (18/11/2018) pagi. 

Tersangka biasa bekerja sebagai pemulung dan sesekali menjadi pelayan dalam pesta pernikahan. Polisi menambahkan, tiga bulan lalu tersangka pernah ditangkap dalam kasus pencurian. Ketua Komisi Perempuan Delhi Swati Maliwal sudah menemui korban di rumah sakit dan mengungkapkan kemarahannya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Balita tunawisma diperkosa dengan brutal di Delhi. Saya sudah menengoknya di rumah sakit. Ibunya yang pengemis menangis tak henti," kata Swati. "Saat ini undang-undang untuk menghukum mati pemerkosa sudah ada, tetapi hingga saat ini belum ada pemerkosa dihukum mati di Delhi! Jadi tak ada rasa takut di kalangan penjahat," tambah dia.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.