Disimpan di Rumah Sakit Selama Empat Bulan, Jenazah TKW Asal Sumedang Dimakamkan di Jeddah

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Jenazah Siva Yolanda alias Entin (48) akhirnya dikuburkan di pemakaman umum di Jeddah, Arab Saudi waktu Asar, Minggu (26/11/2018).
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Siva merupakan tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang meninggal karena sakit sejak Agustus lalu.

Jenazah tidak bisa langsung dikuburkan dan berada di RS King Abdul Aziz Arab Saudi selama empat bulan karena dokumen TKW ini tidak ada dan overstay Pekerja Migran Indonesia.

“Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tidak mendapat laporan dari keluarga TKW dan baru tahu dari media sosial,” kata Dikdik Sadikin, Kepala Disnakertrans, Senin (26/11/2018).

Menurutnya, pihaknya melakukan penelusuaran dan mendatangi alamat keluarga korban di Cisempur.

“Setelah mendapat identitas korban, kami berkoordinasi dengan Kemenlu dan BP3TKI Bandung. Ternyata betul ada TKW bernama Siva Yolanda yang nama aslinya Entin sudah meninggal dunia dan ada di RS di Jeddah,” katanya.

Hasil koordinasi, TKW atas nama Siva Yolanda telah meninggal dunia di Arab Saudi dan belum dimakamkan.

“Disnakertrans memberi saran kepada keluarga almarhumah supaya menguburkan jenazah di Arab Saudi dengan difasilitasi Disnakertrans dan Kemenlu. Sulit untuk mengamblikan jenazah ke Indonesia karena dokumen tidak lengkap dan sudah overstay PMI,” katanya.

Dikdik mengatakan, pihak keluarga yang diwakili anak dan adik korban membuat surat pernyataan. “Mereka membuat surat pernyataan berisi menyetujui almarhumah dimakamkan di Saudi Arabia,” katanya.

Berbekal surat pernyataan itu, koordinasi dilakukan dan akhirnya, Minggu kemarin semua proses pemakaman Siva selesai dilakukan.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Siva asal Desa Cisempur sudah bekerja selama 13 tahun di Arab Saudi. Anak kedua Entin, Yulianti Lestasi (24), mengatakan, mengetahu ibunya meninggal dunia dari teman kerja ibunya di Arab Saudi.

Namun saat mau dihubungi lagi, nomor telepon yang memberi kabar kematian sudah tidak aktif.

Sumber:tribunnews

No comments

Powered by Blogger.