Galaxy A9, Gebrakan 4 Kamera Belakang Sapujagat



     Dulu semua ponsel memakai lensa tunggal untuk mengabadikan foto dan video. Selanjutnya para vendor berlomba menghadirkan kamera ganda di bagian belakang. Sekarang Samsung bahkan sudah membenamkan 4 kamera belakang sekaligus pada Galaxy A9.



Ya, Galaxy A9 secara sahih adalah smartphone pertama yang mengusung kamera belakang terbanyak di dunia sejauh ini. Tak salah jika peluncuran Galaxy A9 dan juga A7 dengan 3 kamera belakang digelar meriah, dihadiri langsung oleh sang CEO divisi mobile, DJ Koh. 



Lantas seperti apa kesan pertama menjajalnya?

Secara desain, Galaxy A9 tampak premium dengan frame metal serta material kaca di bagian depan maupun belakang. Yang menonjol dari desain Galaxy A9 adalah warna dua tone yang eye catching, terutama versi Lemonade Blue dan Bubblegum Pink. Bagi yang tak ingin terlalu mencolok, ada pilihan Caviar Black.

Bukuran 162,5 x 77 x7,8 mm dan layar 6,3 inch, Galaxy A9 adalah ponsel yang besar, bahkan sedikit lebih tinggi dan sedikit lebih lebar dibandingkan flagship Galaxy Note 9. 

Memang ia sudah mengusung layar Inifinity Display sehingga bagian depan dioptimalkan untuk layar, akan tetapi memegang dengan satu tangan pada awalnya kurang nyaman dan bagian belakang kaca membuat pegangan kurang mantap. 

Tapi lama-lama mungkin pengguna akan terbiasa, khususnya bagi yang memang senang memakai ponsel besar. Adapun penempatan sensor sidik jari di posisi tengah agak ke bawah bagian belakang ponsel, mudah dijangkau.

Handset ini memakai layar Super Amoled Full HD+ resolusi 1080 x 2220 pixel. Warna yang ditampilkan jernih dan tajam sesuai karakter Amoled ala Samsung. Jelas tak sebaik kelas flagship, tapi layar Galaxy A9 sudah memuaskan.

4 Kamera

4 kamera Galaxy A9 dibuat berjajar vertikal di bagian belakang sebelah kanan. Di bawah jajaran tersebut, terlihat lampu flash. Seperti sudah disebutkan, kombinasi 4 kamera ini belum ditemukan di ponsel manapun, bahkan di kelas flagship.

Kamera utama Galaxy A9 punya resolusi 24 megapixel bukaan f/1.7. Samsung menyematkan kamera telephoto 10 megapixel bukaan f/2.4 dengan optical zoom 2x. Ada juga kamera ultra wide berukuran 8 megapixel f/2.4. Terakhir turut dipasang kamera depth 5 megapixel bukaan f/2.2.

Apakah cuma gimmick? Sepertinya tidak. Karena bisa dibilang 4 kamera itu adalah sapujagat, memenuhi hampir semua kebutuhan pengguna smartphone. Bisa mengambil foto bagus dalam situasi terang dan tak mengecewakan saat low light.

Kemudian dapat pula mengambil foto gaya bokeh dengan mode Live Focus, juga foto ultra wide sampai sudut penglihatan 120 derajat dan ada 2x optical zoom. Selain itu, dibenamkan pula teknologi scene recognition untuk menghasilkan foto bagus sesuai obyek yang dijepret. Ditambah sudah ada fitur video slow mo.

Seluruh kemampuan itu tampaknya bakal memikat sasaran pasar ponsel ini, yaitu kaum milenial, lebih khusus lagi, milenial yang suka berbagi foto di media sosial. Dan meski fiturnya sangat banyak, aplikasi kamera Galaxy A9 mudah dipakai. Tinggal dipindah-pindah modenya di bagian atas sesuai keinginan. 

Ketika dicoba, kamera Galaxy A9 tampil memuaskan di berbagai kondisi. Ada catatan dalam mode ultra wide, ternyata di hasilnya terlihat efek fish eye yang mungkin mengganggu sebagian pengguna, mungkin tidak. Ini masalah selera.

Untuk berbagi di media sosial atau merekam momen-momen penting sehari-hari atau ketika sedang travelling, 4 kamera belakang Galaxy A9 tampaknya bisa diandalkan.

Galaxy A9 diotaki prosesor Snapdragon 660 dengan satu varian saja, RAM 6 GB serta memori internal 128 GB. Bila kurang luas, ada slot microSD yang mendukung hingga 512 GB. Performanya cepat, tidak ada kendala dalam mengoperasikan aplikasi-aplikasinya.

Adapun kapasitas baterainya 3.800 mAh, yang bahkan lebih besar daripada Galaxy S9. Disertakan pula fitur isi ulang cepat. Bagaimana ketahanannya, tentu perlu pengujian lebih lanjut.

Galaxy A9 sepertinya akan menggoda milenial yang suka menjepret foto dan menginginkan handset berkualitas tanpa harus kantongnya bolong karena ingin membeli ponsel seri flagship. Samsung memang tegas menyatakan, handset ini terutama ditujukan untuk pasar milenial.

Sistem 4 kameranya menjadi daya tarik tersendiri dan ternyata banyak gunanya. Desainnya pun atraktif bagi kaum muda. Memang ada kompromi misalnya belum tahan air. Akhir kata, jika Samsung membanderolnya dengan harga yang tepat, Galaxy A9 berpotensi jadi smartphone idaman para milenial.


Sumber : detik

No comments

Powered by Blogger.