Kisah Viral Pengantin Bacakan Chat Pasangan yang Selingkuh Saat Pernikahan



     Seorang wanita bernama Casey menceritakan mimpi buruk di hari pernikahannya untuk situs bernama Whimm. Cerita ini pun kian viral dan telah diberitakan berbagai media dunia.



Dalam ceritanya, Casey mengungkap bagaimana ia mengetahui pasangannya yang ternyata berselingkuh. Balasannya? Membacakan percakapan si calon suami dan selingkuhannya di atas altar.


Malam sebelum hari pernikahan, Casey menerima serangkaian foto screenshot dan selfie dari nomor tak dikenal. Foto-foto itu berlanjut dengan pesan teks, "Aku tak akan mau menikahinya. Maukah kamu?"

"Screenshot itu berisi percakapan antara calon suamiku dengan wanita lain. Wanita itu sangat berbeda denganku. Aku berambut pirang, dan wanita itu memiliki rambut coklat dan kulit olive. Pesan teks itu dari beberapa bulan lalu bukan hanya sehari. Otakku tak bisa mencerna apa yang terjadi. Aku tak lagi mempertanyakan isi pesan teks itu. Aku hanya tahu," ungkap Casey dalam ceritanya.

Membalas perlakuan pria bernama Alex, Casey ingin membuatnya merasakan sakit hati yang dia rasa. Caranya? Menunggu untuk mengungkap perselingkuhan calon suami di depan keluarga dan teman-temannya.

"Aku membaca tiap pesan yang dia kirimkan. Dengan setiap kata, wajahnya semakin pucat. Aku membiarkan mataku yang penuh air mata melihatnya, dan dia tak punya apapun untuk dikatakan. Dia keluar dari gereja dengan para pendamping prianya. Keluarganya melihat dengan takut," lanjutnya.

Alih-alih mengikuti Alex dan keluar dari gereja, Casey memutuskan untuk menikmati apa yang tersisa dari pernikahannya.

Casey pun angkat bicara, menjelaskan keadaan kepada para tamu yang kebingungan karenanya. "Aku mencintai kalian semua, dan seburuk-buruknya yang terjadi di sini, aku senang kalian di sini. Tak akan ada resepsi pernikahan hari ini, yang ada adalah perayaan dari kejujuran, mencari cinta sejati dan mengikuti hati kalian walau itu sakit," ujarnya.

Lalu, apa yang terjadi dengan Alex? Tak ada yang tahu. 


Sumber : wollipop

No comments

Powered by Blogger.