Lindungi Tamu, Wanita Ini Tewas Diserang Anjingnya Sendiri



     Seorang warga Canberra yang berusaha melindungi tamu dari serangan anjing piaraannya justru menjadi sasaran serangan dan tewas akibat luka-luka yang dideritanya.



Menurut laporan pihak berwajib yang dirilis pekan ini, wanita bernama Tania Klemke (46) tersebut diserang anjingnya pada Oktober tahun lalu.



Saat itu, Tania kedatangan seorang tamu pria ke rumahnya, namun tamu tersebut langsung diserang oleh anjing Tania bernama Simba.

Simba yang berperilaku agresif menggigit tamu tersebut pada bagian paha.

Sang pria pun berusaha mendorong anjing dengan menggunakan sepedanya. Namun sialnya, pria itu malah terjatuh sehingga Simba semakin ganas menyerang.

Tania yang melihat kejadian ini segera menarik anjingnya. Dia menyuruh tamunya mengunci diri di dalam rumah.

Namun, Simba kemudian berbalik menyerang tuannya dan menyebabkan luka fatal.

Polisi yang datang ke lokasi harus menggunakan semprotan dan senjata pengejut listrik untuk menghentikan serangan Simba. Namun tak mempan sehingga anjing itu pun ditembak mati.

Laporan kejadian yang disusun Karen Fryar ini menyebutkan Simba sudah seringkali berperilaku agresif terhadap tamu-tamu yang datang ke rumah Tania.

Dia bahkan pernah menggigit mantan pacar Tania setelah pria tersebut menendang pintu rumah Tania.

Setelah kejadian itu, Simba disita oleh pihak berwajib namun belakangan dikembalikan ke rumah Tania.

"Terjadi pertengkaran kemudian Simba melindungi Tania Klemke dan menyebabkan cedera," kata Fryar.

"Simba berhenti setelah Tania Klemke berhasil menahannya, namun sebelumnya seorang tetangganya harus memukul kepala Simba dengan tongkat baseball," katanya.

Laporan kejadian juga mencatat rumah Tania pernah dimasuki orang dan anjingnya diserang dan terputus telinganya.

Para tetangga Tania menyebutkan anjing ini beberapa kali terlihat berkeliaran di jalan.

Menurut Fryar, Tania jelas mengetahui anjingnya berbahaya dan menggunakannya untuk perlindungan. Tania juga tahu bahwa jika Simba teragitasi, maka akan sulit ditangani.

Layanan Hewan Piaraan sudah berkali-kali dihubungi namun tidak mengambil tindakan apa-apa. Aturan hukum terkait hewan piaraan berbahaya saat itu belum memadai.

Serangan anjing di Kota Canberra mengalami kenaikan 25 persen hingga Juli 2018, menyebabkan diterbitkannya aturan yang lebih ketat pada Oktober lalu.

Fryar tidak bisa memastikan apakah aturan baru tersebut akan berpengaruh terhadap berkurangnya serangan anjing di negara bagian khusus ibukota Australia ini.

Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.