Pasangan di China Keliling Negeri Pakai Uang Hasil Jual Barang Curian

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pasangan muda di China ditangkap setelah diduga mencuri sejumlah pakaian dari toko populer, Uniqlo untuk dijual kembali. Hasil penjualan kemudian mereka gunakan untuk membiayai perjalanan berakeliling negeri.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pasangan berusia 20-an tahun yang diketahui hanya dengan nama belakang mereka, Wang dan Zhao, ditahan di kota Suzhou, Provinsi Jiangsu, tempat mereka tinggal. Demikian dikabarkan surat kabar Modern Express, Rabu (14/11/2018). 

Melansir dari SCMP, pasangan itu mengaku telah melakukan pencurian sejak awal tahun dan hanya menargetkan Uniqlo, toko merek Jepang yang populer di kalangan perempuan. Mereka berdua khusus menargetkan toko Uniqlo karena cabang di China biasanya cukup besar dan tidak memiliki banyak staf keamanan sehingga pengawasannya lemah.

Wang dan Zhao mengawali serangkaian aksi pencurian mereka di salah satu cabang Uniqlo di Provinsi Henan pada awal tahun 2018. Dalam melancarkan aksinya, mereka menggunakan tas khusus yang telah dilapisi magnet yang dapat menghalau gelombang magnet dari perangkat keamanan yang terpasang pada pakaian sehingga mereka dapat melewati alarm. 

Setelah mendapatkan barang curian, mereka menjualnya kembali secara online dengan harga diskon 60 hingga 70 persen dari harga asli. Hasil penjualan tersebut mereka gunakan untuk membiayai perjalanan keliling China. Dengan cara itu mereka telah melakukan perjalanan ke lebih dari 20 kota dan provinsi. 

Dari Henan mereka menuju kota Xian di barat laut, Chongqing di barat daya, Guiyang dan Shenzhen di selatan, kemudian menuju timur laut sebelum kembali ke Jiangsung di timur. 

Mereka berdua diduga telah menjual kembali lebih dari 160 barang curian secara online, sebelum akhirnya mereka ditangkap oleh petugas kepolisian saat beraksi di sebuah cabang Uniqlo di kota Suzhou. Mereka tertangkap basah telah mencuri tiga pakaian senilai total 2.400 yuan (sekitar Rp 5 juta) dari toko itu.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore


Wang, dikutip oleh media lokal, mengatakan telah mengamati toko tersebut dan menganggapnya sasaran yang mudah karena selain kurangnya staf keamanan, pihak toko sering menghitung barang yang hilang sebagai kerugian biasa dan jarang sampai memanggil polisi. Namun staf di toko Suzhou bagaimana pun melapor ke polisi yang kemudian menangkap pasangan pencuri.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.