Perempuan Jepang Tusuk Pilot Angkatan Udara AS hingga Tewas



    Polisi Jepang menangkap seorang perempuan atas tuduhan pembunuhan terhadap penerbang Angkatan Udara (AS) Amerika Serikat (AS) yang bertugas di negara itu.



Perempuan bernama Aria Saito (27) itu ditangkap pada 10 November atau sehari setelah menusuk personel AU yang identitasnya masih disembunyikan. Korban bertugas di Pangkalan Udara Yokota di Fussa.



Penyelidik mengungkap, Saito menjalin hubungan dengan korban. Namun hubungan mereka belakangan ini tak harmonis. Motif pasti dari pembunuhan ini belum diungkap.

Sementara itu kantor berita Kyodo melaporkan, korban, berusia 30 tahunan, ditusuk di bagian leher dan perut di rumahnya di Kota Tachikawa. Dia tewas sempat dibawa ke rumah sakit. Tentara AS yang bertugas di Jepang biasa beristirahat pada akhir pekan dengan keluar dari pangkalan untuk mencari hiburan di kota-kota terdekat.

"Seorang anggota militer dari Wing Penerbang Ke-374 mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal hari ini sekitar pukul 20.42. Insiden ini masih dalam penyelidikan dan identitasnya akan dirilis sambil menunggu pengumuman berikutnya," bunyi laporan AU AS, di hari yang sama saat korban tewas.

Komandan Wing Penerbang Ke-374 Otis Jones mengatakan, pihaknya mendalami apa yang sebenarnya terjadi.

"Kehilangan anggota merupakan hal yang sulit bagi tim kita. Jadi saya minta Anda saling menjaga satu sama lain dan memberi bantuan ketika dibutuhkan, terutama saat liburan akhir pekan. Terima kasih atas semua yang Anda lakukan dan kami akan terus memberi Anda informasi," kata Jones.


Sumber : inews

No comments

Powered by Blogger.