Saling Serang Israel-Hamas di Gaza Meletup Pascaoperasi Rahasia

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Aksi balas serangan antara Israel dan kelompok milisi Hamas di Gaza meletup sehari setelah tujuh anggota milisi dan seorang serdadu Israel tewas terbunuh dalam operasi rahasia Israel di Gaza.
 
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kelompok milisi Palestina dilaporkan melepaskan sekitar 300 roket dan mortir ke kawasan Israel. Salah satunya menghantam bus kosong dan mencederai seorang tentara di dekatnya.

Militer Israel kemudian membalas dengan meluncurkan lebih dari 70 gempuran ke lokasi yang diklaim menyasar Hamas dan Jihad Islam.

Sebanyak tiga warga Palestina, dua di antara mereka dilaporkan merupakan milisi, tewas dalam gempuran tersebut.

Mayor Jenderal Kamil Abu Rukun dari militer Israel mengatakan Hamas "telah melampaui batas merah" sehingga Israel akan "terus merespons dengan kepalan besi melawan aktivitas teroris atau tembakan roket".

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyingkat kunjungannya ke Paris dalam peringatan 100 tahun berakhirnya Perang Dunia Pertama guna berunding dengan para pejabat keamanan di Israel.

Apa yang terjadi pada Minggu, 11 November?

Menurut berbagai sumber Palestina, sebuah unit pasukan khusus Israel berupaya melancarkan operasi rahasia. Unit tersebut berada sekitar 3 kilometer di dalam Jalur Gaza ketika para milisi Hamas menghentikan kendaraan yang mereka tumpangi.

Sayap militer Hamas, Brigade Izzedine al-Qassam, mengatakan pasukan Israel itu melepaskan tembakan dan membunuh seorang komandan setempat bernama Nur Barakeh.

Insiden ini dilaporkan terjadi di bagian timur Khan Younis, sebelah selatan Gaza.

Sejumlah saksi mata mengatakan baku tembak langsung meletup. Tank-tank serta pesawat tempur Israel juga melepaskan tembakan ke kawasan tersebut.

Dalam peristiwa itu, sebanyak enam anggota Hamas dan seorang anggota Komite Perlawanan Umum tewas, sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP yang mengutip keterangan sejumlah pejabat Palestina.

Di kubu Israel, angkatan bersenjata Israel menyatakan seorang anggota unit khusus tewas dan seorang lainnya terluka.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Para serdadu Israel itu kemudian dipulangkan menggunakan helikopter.

Ibunda komandan Hamas, Nur Barakeh, datang ke kamar jenazah tempat persemayaman mendiang anaknya. 

Sumber:viva

No comments

Powered by Blogger.