TKW asal Banyumas sudah 4 tahun dirawat, KDEI Taipei terus upayakan pemulangan

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei terus memberikan perawatan dan mengupayakan pemulangan bagi tenaga kerja wanita (TKW), Shinta Danuar, yang sudah empat tahun dirawat di rumah sakit di Taipei.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sejak awal KDEI memonitor perkembangan kondisi Shinta dan terus menjajaki kemungkinan Shinta dipulangkan dan dilanjutkan perawatannya di Indonesia. Namun demikian, dokter yang merawat di Rumah Sakit Pinghe Hsincu, Taipei, menilai hingga saat ini TKW asal Banyumas tersebut belum memungkinkan untuk diterbangkan (tidak fit to fly).

“Kami sangat memahami harapan keluarga untuk memulangkan Shinta. Namun kondisi Shinta saat ini masih belum memungkinkan, salah satunya karena masih tergantung kepada life support. Kami akan terus memonitor perkembangannya dari hari ke hari dan akan mengurus pemulangannya segera setelah tim Emergency Medical Service (EMS) Taiwan mengeluarkan rekomendasi," ungkap Kepala KDEI Taipei, Dedi Sumedi dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi Elshinta, Senin (19/11).

Shinta Danuar berangkat ke Taipei untuk bekerja sebagai caregiver pada awal 2014. Shinta diberangkatkan oleh sebuah perusahaan pengerah tenaga kerja di Jakarta Barat. Shinta mulai dirawat di Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Pinghe Hsincu, Taipei, sejak 31 Desember 2014, hanya 9 bulan sejak mulai bekerja sebagai caregiver. Shinta dirawat karena didiagnosa terserang virus di tulang belakang yang menyebabkan kelumpuhan dan infeksi.

“KDEI pastikan perusahaan pengirim memenuhi hak-hak Shinta dan ikut berkontribusi dalam penanganan masalah yang dihadapi Shinta, karena Shinta mengalami sakit dalam masa kontrak”, terang Kepala Bidang Perlindungan WNI KDEI Taipei, Fajar Nuradi, yang belum genap sebulan mulai menggawangi isu perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di KDEI Taipei.

Dalam kunjungannya ke Taipei awal November lalu, Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid menyempatkan diri menjenguk Shinta di rumah sakit. Dalam kunjungan tersebut, Nusron memastikan bahwa BNP2TKI bersama KDEI Taipei akan memberikan bantuan yang diperlukan bagi Shinta.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Terdapat sekitar 300 ribu WNI di Taiwan saat ini yang pemberian perlindungannya dikoordinasikan oleh KDEI Taipei. Guna mengarusutamakan pemberian perlindungan bagi WNI di Taiwan, sejak bulan September lalu, Kementerian Perdagangan sebagai induk KDEI Taipei dengan dukungan Kementerian Luar Negeri telah membentuk bagian baru dalam struktur KDEI Taipei yang akan fokus kepada penguatan perlindungan bagi WNI di Taiwan. 

Sumber:elshinta

No comments

Powered by Blogger.