Usap Pohon Keramat Demi Menang Lotre



    Banyak cara dilakukan orang agar bisa menang lotre. Di Thailand, para penggemar lotre mendatangi pohon tua dianggap keramat. Tumbuhan ini berada di sebuah kuil di tengah kota Bangkok. Mereka berharap mendapatkan keberuntungan.

Ratusan orang berduyun-duyun menyambangi kuil Wat Kunnatri Ruttharam setiap pekannya untuk memberikan penghormatan kepada sebuah dahan pohon besar yang sudah mati.

]

Dikutip dari VOA Indonesia, Minggu (25/11), dahan itu dihiasi dengan bunga-bunga dan sesajen dari para pendatang yang percaya bahwa menggosok kulit pohon itu bisa mengungkapkan nomor lotre yang menang.

Bisnis lotere yang dikelola oleh negara, sedang naik daun di Thailand. Penjual lotre dengan mudah bisa ditemui di hampir setiap sudut jalan, yang biasanya dikerumuni oleh pembeli yang menelisik bagan numerologi untuk memilih urutan paling beruntung.

Bisnis lotre milik pemerintah menyumbang pendapatan negara sekitar 40,8 miliar baht atau Rp 13 triliun pada 2018. Ini merupakan pendapatan tertinggi di antara badan usaha milik negara (BUMN) dan dua kali lipat dari pendapatan perusahaan energi negara PTT Pcl.

Salah satu pengunjung yang beruntung yakin, dia menang 70.000 baht (US$ 2.122,50) berkat pohon tersebut. Ia berkata, pohon itu telah membawa keberuntungan sebelumnya.

"Saya telah memenangkan hadiah kecil sebelumnya dari pohon tersebut. Saya pikir, saat saya dalam situasi sulit, pohon tersebut membantu saya," kata Pakapon Chummano, pria Thailand berumur 54 tahun.

Sementara itu, cerita unik lain soal lotre datang dari New Jersey, Amerika Serikat.

Jika tidak dibuat kesal oleh selisih harga sebotol jus jeruk yang mencolok antara satu toko dan toko lainnya, mungkin pria ini akan tetap menjalani kehidupan monoton, kerja banting tulang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan melunasi utang pendidikannya.

Dikutip dari New Zealand Herald, Minggu 10 Juni 2018, komplain yang dilakukan laki-laki bernama Tayeb Souami itu membawanya pada pandangan tidak terduga: ke sekumpulan kupon lotre yang dipajang di dekat meja pengaduan di supermarket ShopRite di kota Hackenshack, negara bagain New Jersey, pada 19 Mei lalu.

Lotre nasional yang dikeluarkan Powerball Jacket itu memperebutkan hadiah utama senilai US$ 435 juta atau sekitar Rp 6,06 triliun.

Tayeb berpikir, beberapa nomor lotre yang dipajang mungkin bisa menjadi angka keberuntungannya, sehingga ia tidak ragu untuk membeli dua buah kupon, yang dibayarkannya menggunakan pengembalian uang selisih harga jus jeruk.

Menurut sang istri, yang meminta tolong Tayeb untuk mengadukan selisih harga jus jeruk tersebut, dua buah tiket lotre itu hampir terlupakan selama beberapa hari.

Seminggu setelahnya, pada Minggu, 27 Mei 2018, Tayeb hendak pergi membersihkan mobilnya di sebuah pusat cuci kendaraan. Namun ketika melewati sebuah gerai minimarket 7-Eleven, ia memutuskan mampir untuk mengecek hasil dari dua lotre yang dibelinya.

"Saya memindai tiket pertama. Itu bukan pemenang. Dan tiket kedua itu bagus, namun saya pesimistis akan kembali melihat nominal kecil, tapi hari itu saya lihat peringatan bertulis 'Harus dilihat oleh pengecer'. Saya memindainya lagi ... dan saya pun meminta tolong kepada kasir toko, dan mengatakan kemungkinan mesin pemindainya rusak," cerita Tayeb panjang lebar.

Setelah mengamati tiket dengan saksama, kasir toko tiba-tiba berteriak histeris, membuat Tayeb bertanya-tanya, apakah ia memenangkan lotre atau tidak.

"Oh, Tuhanku. Oh, Tuhanku.' Ini seperti ketika Anda melihat kartun "Tom and Jerry": Jantung berdetak boom boom boom boom," ia memberi perumpamaan.

Tayeb, ayah dua anak yang beremigrasi dari sebuah negara di Afrika pada 1996, ternyata telah membeli satu-satunya tiket kemenangan.

Nomor pemenang lotere adalah 3, 6, 9, 17, 56 dan Powerball 25, di mana peluangnya untuk menang adalah satu banding 292,2 juta.

Mengundurkan Diri dari Pekerjaan

Setelah mengetahui bahwa dia adalah seorang pemenang, Tayeb menghabiskan tiga minggu berikutnya untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Tayeb, yang hingga saat ini adalah seorang akuntan untuk perusahaan pengimpor makanan, mengatakan dia ingin memastikan 200 orang yang bekerja dengannya akan baik-baik saja, sebelum dia mengundurkan diri.

Pria beruntung itu memutuskan untuk mengambil pembayaran tunai sebesar US$ 260 juta (setara Rp 3,6 triliun) --sisanya dimasukkan rekening tabungan. Ia pun memilih tetap bermukim di kampung halamannya di New Jersey.

Uang hasil menang lotere itu akan digunakan untuk melunasi rumah barunya, menyiapkan dana pendidikan putrinya, dan melunasi pinjaman biaya kuliahnya.

"Sekarang saya suka jus jeruk, membawa keberuntungan," selorohnya.


Sumber :merdeka

No comments

Powered by Blogger.