6 Cara Jitu Ubah Kegagalan Jadi Kesuksesan dalam Berbisnis



    Uang dan reputasi adalah dua hal penting dalam kehidupan para pebisnis. Mereka rela mencurahkan hati, pikiran, jiwa, dan raga untuk membangun bisnis ke gerbang kesuksesan.



Namun, liku-liku hidup tidak dapat dihindari. Perjuangan yang hanya sejengkal lagi menuju gerbang kesuksesan sering pindah haluan menjadi sebuah kegagalan.



Salah satu kata bijak yang berbunyi ‘kegagalan adalah awal dari keberhasilan’ mungkin bisa dijadikan obat untuk menghilangkan stres yang melanda diri para pebisnis.

Kegagalan memang bukan akhir dari segalanya. Kegagalan bahkan bisa berubah menjadi kesuksesan jika kita mau mengubahnya menjadi kesuksesan dengan cara-cara berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Berikan Diri Ruang untuk Berpikir

Terlalu santai salah, terlalu semangat juga salah. Karena pada dasarnya segala hal yang serba terlalu alias berlebihan tidaklah baik. Begitu juga dalam hal berbisnis.

Kedua sikap ini hanya akan membawa ke gerbang keterpurukan, apalagi saat diri Anda mengalami kegagalan dalam bisnis. Daripada terus mencoba lalu gagal lagi, lebih baik berikan diri Anda ruang untuk berpikir.

Berpikir dalam konteks ini adalah mengkaji ulang apa yang menjadi kekurangan selama menekuni dunia bisnis. Tulis review tersebut dalam catatan khusus sebagai pedoman untuk memperbaharui diri, termasuk memperbaharui strategi yang tepat dalam berbisnis.

2. Mengubah Pola Pikir Lebih Terbuka

Memelihara pola pikir negatif sangat tidak baik, terutama pasca kegagalan. Pikiran negatif membuat diri Anda terlihat tidak berdaya. Bahkan, Anda jadi menyalahkan diri sendiri atas kegagalan yang terjadi.

Ingat, Anda tidak sepenuhnya salah atas kegagalan tersebut. Mungkin Anda hanya kurang pelatihan atau bimbingan khusus mengenai tata cara kelola bisnis yang benar untuk mendulang kesuksesan.

Buang pikiran negatif jauh-jauh dan ubah mindset Anda. Bangkitlah dari keterpurukan dan ubah kegagalan menjadi kesuksesan.

3. Mau Mengakui Kesalahan

Salah satu orang yang memotori kesuksesan dalam bisnis adalah diri sendiri. Hal ini berlaku bagi siapa pun, termasuk Anda. Saat Anda gagal menjalankan bisnis, jangan malu untuk mengakui kesalahan yang telah diperbuat.

Kegagalan merupakan hal yang wajar, Anda tidak perlu merasa bersalah pada diri sendiri. Sebaliknya, ubah diri secepat mungkin dan buat opsi terbaik untuk hari-hari selanjutnya agar bisnis yang digeluti secepatnya dapat menemukan jalan kesuksesan.

4. Menyempurnakan Perencanaan Pasca Kegagalan

Sudah tahu letak kesalahan yang Anda lakukan? Gunakan review yang telah Anda buat di poin nomor satu tadi untuk menebus semua kesalahan yang telah diperbuat.

Sempurnakan perencanaan lama dengan penambahan poin-poin penting pada setiap pos dalam bisnis. Anda juga bisa membuat perencanaan baru jika diperlukan.

Ada baiknya Anda membuat dua perencanaan sebagai bahan perbandingan sebelum perencanaan tersebut terealisasi. Mana yang terbaik, itulah yang akan Anda gunakan agar grafik bisnis bergerak ke arah kesuksesan.

5. Lebih Berani Mengambil Risiko

Semangat yang membara saat pertama kali membangun bisnis terpaksa sirna saat Anda menyadari bisnis tersebut tidak membuahkan hasil alias gagal. Jangan kecewa apalagi takut karena kegagalan datang menghampiri siapa pun.

Semangat yang Anda miliki di awal harus kembali dikobarkan untuk meneruskan perjalanan bisnis. Jangan biarkan kegagalan menghentikan perjuangan Anda untuk menggapai kesuksesan.

Biarlah kegagalan menjadi cerita lama. Sekarang saatnya untuk membuka lembaran baru, semangat baru, dan menatap kesuksesan.

6. Tetap Konsisten Menjalankan Bisnis

Konsisten adalah usaha yang berkelanjutan. Artinya, rencana yang Anda tetapkan di awal harus diteruskan sampai akhir perjalanan usaha, gunanya untuk mengetahui hasil akhir dari rencana bisnis yang telah Anda buat sebelumnya.

Keinginan untuk merubah haluan mungkin akan terjadi ketika Anda menemukan hambatan di tengah jalan. Namun, jangan seenaknya berubah haluan ya. Tetaplah konsisten sampai tujuan akhir yang ingin Anda gapai hingga terwujud.

Gunakan analisis 5W (who, what, where, when, why) + 1H (how) untuk mengatasi hambatan yang muncul agar konsistensi diri tetap terjaga.

Pengalaman Adalah Guru yang Terbaik

Kegagalan merupakan sebuah pengalaman pahit. Namun, berkaca dari pengalaman sangatlah penting. Pengalaman adalah guru paling utama. Anda bisa jadi orang hebat pada masa mendatang karena sebuah pengalaman.

Jangan pernah sia-siakan pengalaman yang Anda dapatkan. Jadikan itu sebagai proses pembelajaran agar kegagalan tidak lagi menjadi sebuah kegagalan, tetapi menjadi sebuah kesuksesan yang manis.


Sumber :liputan 6

No comments

Powered by Blogger.