Kabut Asap Tebal Bikin Pasangan Warga Lansia di China Tersesat di Tengah Kota

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pasangan warga lanjut usia di sebuah kota di China tersesat di tengah kota setelah tak dapat menemukan jalan pulang akibat kabut asap tebal yang menyelimuti bangunan. Dilaporkan Jiangsu Broadcasting Network, Rabu (28/11/2019), insiden tersebut terjadi di kota Nanjing, Provinsi Jiangsu, di China timur, pada Selasa (27/11/2018). 

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pasangan yang tidak diungkapkan nama maupun usianya itu, diberitakan sempat tersesat di tengah kota Nanjing selama sembilan jam sebelumnya akhirnya mendapat bantuan dari seorang warga. Dilansir dari SCMP, pasangan itu berangkat dari kediaman mereka sekitar pukul 09.00 pagi. Mereka bermaksud pergi berbelanja barang kebutuhan sehari-hari.

Pagi itu cuaca cukup berkabut sehingga mengganggu jarak pandang. Sementara dikatakan pasangan warga lansia itu, kabut asap tebal telah membuat seluruh bangunan di kota terlihat sama bagi mereka. Pasangan warga lansia itu pun berusaha menemukan jalan pulang hingga jam telah menunjukkan pukul 18.00 malam. 

Beruntung pasangan itu bertemu seorang warga lainnya yang kemudian mengantar keduanya ke kantor polisi dan menjelaskan situasi yang terjadi. "Saya bermaksud pergi keluar bersama istri saya untuk berbelanja sayuran dan tidak bisa menemukan jalan pulang," kata pria lansia seperti dikutip polisi. 

Saat keluar dari rumah, pasangan itu meninggalkan ponsel mereka sehingga tidak ada yang menjawab saat dihubungi. Pasangan itu dapat kembali pulang setelah petugas menghubungi putri mereka yang kemudian menjemput keduanya di kantor polisi. Kabut asal tebal telah menerjang sejumlah provinsi di wilayah timur China, termasuk Jiangsu. 

Pemerintah setempat telah mengeluarkan peringatan merah pada Senin (26/11/2018) petang. Banyak penerbangan keluar dari bandara utama di kota Nanjing yang harus ditunda pada Selasa (27/11/2018) lantaran kabut asap yang membuat jarak pandang sangat terbatas. Jalan-jalan utama dan jembatan di provinsi itu juga telah ditutup dan warga lokal disarankan untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta atau kereta bawah tanah. 

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Badan Meteorologi Jiangsu telah memperingatkan warganya untuk mengurangi aktivitas di luar ruang dan berhati-hati jika melalui jalan raya. Khususnya bagi anak-anak dan orang tua, telah didesak untuk melakukan tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara.


Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.