Mesin Pesawat Rontok saat Terbang, Penumpang Frontier Panik

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Penumpang pesawat Frontier yang terbang dari Las Vegas menuju Tampa mendadak panik setelah penutup mesin pesawat terlepas di tengah penerbangan. Insiden yang dialami pesawat tipe Airbus A320 itu terjadi dalam penerbangan, Jumat (30/11/2018) lalu. Akibat penutup yang terlepas, mesin pesawat menjadi terbuka. 

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Salah seorang penumpang pesawat merekam kondisi mesin pesawat yang terbuka setelah penutupnya terlepas di tengah penerbangan. Penumpang yang menyadari adanya hal yang tidak beres pada pesawat langsung panik dan berteriak. 

"Seperti terjadi kerusuhan di dalam pesawat. Orang-orang berteriak sambil melompat-lompat dan memukul atap. Berteriak 'Berhenti!'," kata salah seorang penumpang pesawat, CJ Gunnerson kepada CBS WTSP.

Penumpang lainnya, Stella Ponce, mengatakan bahwa dia sedang tertidur dan terbangun karena mendengar suara teriakan penumpang lainnya. 

"Orang-orang berteriak meminta pilot menghentikan pesawat. Saya melihat dua penumpang wanita menangis dan penumpang lainnya menunjuk ke arah luar jendela," ujar Stella.

Pesawat yang membawa 171 penumpang dan enam awak tersebut berangkat dari bandara internasional McCarran Las Vegas menuju Tampa, Florida pada Jumat (30/11/2018) pukul 7.12 pagi. Akibat insiden tersebut, pilot memutuskan untuk berbalik arah dan kembali ke bandara Las Vegas, sekitar 15 menit setelah lepas landas dan mendarat pada pukul 7.27 pagi. 

Demikian dilansir dari USA Today. "Pilot kami mengikuti prosedur dan segera kembali ke bandara," kata juru bicara maskapai Frontier Airlines, Allison Redmon dalam pernyataannya. " Mesin pesawat masih beroperasi dengan normal dan pesawat dapat mendarat dengan selamat. 

Keselamatan adalah prioritas utama kami di Frontier Airlines. Kami ingin memuji profesionalisme pilot dan kru penerbangan kami," tambahnya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Disampaikan Redmon, para penumpang mendapat penerbangan pengganti menggunakan maskapai penerbangan lain untuk dapat segera melanjutkan perjalanan. Para penumpang juga mendapat pengembalian uang tiket ditambah dengan voucher sebesar 500 dollar AS (sekitar Rp 7 juta) untuk penerbangan di masa mendatang.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.