6 Cara Menjaga Hubungan Baik dengan Saudara



   Seiring bertambahnya usia dan masing-masing memiliki kepentingan dan urusan, terkadang hubungan dengan saudara sudah tidak bisa seperti waktu kecil dulu. Beberapa orang mengalami perubahan hubungan dengan saudaranya dan beberapa tetap bisa menjaganya dengan baik seperti waktu kecil.



Namun tentunya sulit jika masing-masing sudah punya kehidupan sendiri seperti misalnya, menikah dan lain sebagainya. Apa yang harus dilakukan dan seperti apa menjaga hubungan baik dengan saudara selayaknya keluarga yang harmonis? Dilansir dari New York Times, ini sekian cara yang bisa dilakukan.



1. Sembuhkan luka masa lalu

Setiap saudara pasti pernah bertengkar, mau itu masalha ekcil atau besar dan menyangkut prinsip. Namun ketahuilah bahwa luka hati itu tak akan sembuh tanpa penyelesaian. Hanya karena kalian keluarga bukan berarti segalanya bisa dengan mudah termaafkan dan terselesaikan. Segala hal tetap perlu dibicarakan dan diselesaikan secara terbuka. Jika ada salah, minta maaf dan sembuhkan luka masa lalu agar bisa akur kembali.

2. Sharing tujuan hidup

Ngobrol ringan sangat membantu memahami pikiran dewasa satu sama lain. Bahkan jika kalian tumbuh dewasa bersama, akan selalu ada perbedaan pola pikir. Sharing saja apa tujuan hidupmu dan pandanganmu tentang apa pun. Begitu juga dengarkan seperti apa tujuan hidup saudaramu, sehingga kalian bisa saling memkalumi perbedaan pilihan hidup masing-masing.

3. Hindari memicu konflik

Ketika bicara dengan saudara, hindari apa pun yang bisa memicu konflik, seperti politik, agama, atau bahkan kenangan traumatis yang sensitif untuk dibicarakan. Ceritakan saja hal-hal baik, dan hindari bergosip mengenai keburukan saudara lainnya. Kecuali jika kalian sangat dekat, itu bisa saja dilakukan sambil lalu atau sambil bercanda. Namun ketahui batasannya.

4. Jangan membandingkan diri

Karena kalian punya jalan hidup masing-masing, bukan hal yang pantas untuk membandingkan diri. Mana yang lebih baik dan mana yang lebih buruk. Siapa yang lebih sukses dan tidak. Hargai setiap kehidupan saudara dan pengalaman hidup mereka.

5. Tunjukkan apresiasi

Janbgan sungkan memberi pujian akan keberhasilan saudara atau keluarganya. Seperti ketika dirimu memuji pasangan, puji juga pencapaian saudara. Tentu lakukan dengan tulus. Jika tak ada yang baik untuk dikatakan, sebaiknya tak perlu bicara banyak.

6. Jalin pertemanan

Seperti layaknya berteman dengan orang asing, kita juga perlu menjalin pertemanan dengan saudara. Membicarakan hal-hal kecil hingga besar tanpa melibatkan perasaan atau adanya hubungan darah. Dengan begini, komunikasi akan tetap terjaga.

Mungkin hubungan seperti ini tampak palsu karena secara sekilas hubungan keluarga seperti ini seakan bermain di zona nyaman, tidak ada konfrontasi dan lain sebagainya, namun ketika dewasa, memang ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan meski dengan saudara sendiri.

Sumber : fimela

No comments

Powered by Blogger.