Hong Kong Fashion Week, Tuty Adib Unjuk Busana Muslim dari Tenun Troso



      Desainer busana Indonesia, Tuty Adib membawa kain-kain lokal ke pergelaran fesyen bergengsi di Hong Kong Fashion Week (HFW) 2019. Acara ini digelar Hong Kong Convention and Exhibition Centre, Wan Chai, Hong Kong.



Di perhelatan tersebut, Tuty Adib membawa rancangan busananya yang dibuat dengan kain tenun troso, seperti ciri khasnya pada 16 Januari 2019. Ini merupakan kesempatan pertamanya untuk show di HFW 2019.



"Saya ingin mempromosikan busana Muslim dalam balutan kain wastra Indonesia. Tujuannya agar semakin dikenal masyarakat luas dunia tentang keberagaman busana Muslim di Indonesia," kata desainer busana kebaya dan modest tersebut pada iNews.id, Minggu (13/1/2019).

Di ajang sekelas HFW 2019 yang digelar 14 Januari hingga 17 Januari ini, merupakan kesempatan untuk membuka pasar baru di mancanegara.

Tuty yang baru sampai di Hong Kong mengatakan, ada enam koleksi yang dibawa ke perhelatan fesyen tersebut. "Konsepnya itu padu padan, mix and match. Ada dress, pants, blazer, dan blouse," kata Tuty yang biasa mendesain busana untuk keluarga Presiden Joko Widodo tersebut.

Menggunakan bahan-bahan dari tenun troso, kali ini koleksinya tersebut mengangkat warna-warna seperti merah, hitam, putih, abu-abu dan kuning. Tak hanya tenun troso, Tuty juga menggunakan bahan lurik, tenun ATBM Garut, dan linen.

"Untuk koleksi kali ini, konsepnya modest. Maksudnya bisa juga dikenakan oleh perempuan yang tidak mengenakan hijab. Selain itu, garis cutting-nya sengaja saya buat sederhana, agar menonjolkan keindahan motif kain tersebut," ucapnya.

Agar detail busananya lebih tajam, Tuty sengaja menambahkan pemasangan mote. Selain mengikuti acara fashion show, desainer yang sering merancang busana-busana Iriana Joko Widodo ini juga membawa scarf dan busana bergaya Indonesia ke pameran HFW 2019.

"Harapannya semoga ada buyer yang berminat karena scarf dan busananya menggunakan bahan tenun Indonesia dengan sentuhan warna yang menarik. Kapan lagi dan siapa lagi yang akan mempromosikan produk Indonesia kalau bukan kita sendiri," katanya. 



Sumber : inews

No comments

Powered by Blogger.