Istri Siri Butuh Handphone untuk Jadi TKW, Seorang Suami Nekat Gasak Milik Orang Lain

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Maksud hati memenuhi keperluan sang istri. Zaenal Arifin, warga Kecamatan Pronojiwo, Lumajang ini, justru harus berurusan dengan polisi, Kamis (3/1/2019).
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

“Tersangka kami amankan karena terlibat  pencurian sepeda motor,” kata Kanit Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Polres Malang, Ipda Afrizal Akbar Haris, saat ditemui MalangTIMES.

Afrizal menuturkan, aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan pelaku terjadi sekitar bulan Desember 2018 lalu. Saat itu, tersangka beraksi bersama dua orang temannya.

“Komplotan spesialis curanmor ini, mengasak motor milik korban dengan bermodalkan kunci T,” sambung Afrizal.

Belakangan diketahui, sepeda motor mio yang dicuri pelaku, saat terparkir di halaman Stadion Kanjuruhan ini, dijual kepada seseorang yang tinggal di wilayah Kecamatan Ampelgading.

“Motor hasil curian dicopot plat nomornya, setelah itu dijual dengan harga sekitar Rp 900 ribu,” terang Afrizal.

Sebelum dijual, pria 26 tahun itu, sempat mengecek ke dalam jok sepda motor.

Di situ, pelaku mendapati satu unit handphone dan uang senilai Rp 2,5 juta.

“Dari pendalaman kami, Istri siri tersangka hendak menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) keluar negeri. Lantaran butuh handphone, barang hasil curian yang ada di dalam jok tersebut diberikan kepada istri sirinya,” tutur Afrizal.

Berawal dari pendalaman tersebut, polisi lantas melakukan penelusuran ke lapangan.

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Hasilnya, istri siri pelaku diamankan saat berada di kediamannya yang berlokasi di wilayah Kecamatan Wagir.

“Istri pelaku sementara ini sudah kami mintai keterangan, namun tidak dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan, karena tidak terlibat pencurian. Sedangkan Zaenal dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, ancamannya tujuh tahun penjara,” pungkasnya.

Sumber:malangtimes

No comments

Powered by Blogger.