Mengharukan, TKW di Arab Saudi Ditemukan Keluarga Setelah 16 Tahun Hilang

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kisah dramatis dan mengharukan dialami Farrohah bin Husen, seorang tenaga kerja wanita (TKW) dari Sampang, Madura.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Farrohah dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak 2002, atau dua tahun setelah wanita kelahiran Patarongan ini mengadu nasib ke Arab Saudi sebagai pembantu rumah tangga.

Ia berangkat menjadi TKW secara legal melalui PJTKI Bina Setia, Batu Sari II, Kramatjati, Jakarta Barat pada Februari 2000 dengan nama majikan Abu Turki di Kota Taef, Arab Saudi.

Berhahun-tahun lamanya keluarga Farrohah di Jawa Timur berupaya mencari informasi keberadaannya, tapi tak membuahkan hasil. Bahkan keluarganya sempat mengadakan selamatan karena mengagapnya telah meninggal dunia.

Secercah kabar baik pun datang ketika tanpa sengaja Arifin (seorang keluarga Farrohah yang juga menjadi TKI di Kota Jeddah) mendapat info dari seorang warga Arab yang masih memiliki hubungan keluarga dengan majikan Farrohah.

Ketika itu, warga Arab Saudi tersebut menyodorkan secarik kertas dan menceritakan bahwa kertas itu didapatkannya dari seorang pembantu yang bekerja dirumah saudaranya.

Dalam tulisan, tertera alamat seseorang di Indonesia yang ternyata adalah alamat daerah asal Arifin sang TKI. Saat itu juga Arifin menghubungi pembantu yang dimaksud, hingga pembicaraan mengarah pada sosok Farrohah yang selama 16 tahun dicari oleh keluarga.

Mereka pun mengatur pertemuan. Tepatnya pada Jum’at, 21 Desember 2018 Arifin dan Farrohah bersama majikannya bertemu untuk pertama kalinya di Amer Fawaz, Jeddah. Sayang sungguh sayang, Farrohah sudah tidak bisa lagi berbahasa Indonesia maupun bahasa Madura.

Pada pertemuan tersebut, Majikan Farrohah bernama Abu Turky berjanji dalam satu bulan kedepan akan memulangkan sang pembantu dengan memberikan semua hak-hak yang belum diterima selama 16 tahun.

Arifin pun terus melakuan komunikasi dengan Abu Turky mengenai proses kepulangan saudarinya. Sayangnya, majikan Farrorah justru mengingkari janji sebelumnya. Bahkan ia meminta agar Arifin tidak lagi ikut campur urusan pembantunya dan nomer diblock.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Arifin selaku perwakilan keluarga yang berdomisili di kota Jeddah sangat berharap bantuan KJRI agar proses kepulangan dan hak-hak Farrohah dipenuhi sesuai janji majikannya, mengingat Kota Taef adalah wilayah kerja KJRI Jeddah.

Sumber:daulat

No comments

Powered by Blogger.