Pemuda Brebes Buat Sandal Jepit Ukir hingga Diekspor ke Hong Kong

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kebanyakan orang, sandal jepit hanya dimanfaatkan sebagai alas kaki saja. Namun, berbeda bagi Lukman (29) warga Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes Lukman, yang menyulapnya menjadi barang bernilai jual tinggi.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pria lulusan SMP itu mengais rezeki dari usaha ukiran sandal jepit dengan omzet puluhan kali lipat. Setiap satu karya sandal ukir, ia menjualnya hanya Rp 35 ribu hingga Rp 250 ribu. Sedangkan untuk membeli satu sandal, Lukman hanya bermodalkan Rp 12 - 15 ribu.

"Harga ditentukan dengan tingkat kerumitan desain gambar dan waktu pengerjaan. Seperti gambar wajah manusia serta bingkai dihargai Rp 250 ribu," ungkap pria lulusan SMP BU NU Winduaji itu dilansir dari  panturapost, Minggu 14 Januari 2019.

Lukman mengaku setiap bulannya mampu menerima pesanan hingga 20 buah. Yang mana, saat ini pemesannya sudah sampai Papua hingga Luar Negeri. "Pemesan sudah se-Indonesia seperti di Papua bahkan sampai Hong Kong. Pengiriman ke Hong Kong dari para TKI. Terhitung sudah 5 kali dengan 15 pasang sandal sudah terkirim," jelasnya.

Lukman mengaku memulai usaha ukir sandal tersebut tidak sengaja. Ketika itu banyak sandal yang dicuri di kontrakkannya di Tangerang. "Awalnya iseng karena banyak sandal jepit kontrakan saat masih kerja 2016 di Tangerang. Sebagai penanda karena sering hilang dicuri," ungkap dia.

Melihat hasilnya yang bagus, teman-temannya pun tertarik untuk membeli. Sehingga pada lebaran 2016, ia pun memutuskan pulang kampung untuk serius dalam ukir sandal. "Setelah melihat banyak peminatnya, saya putuskan pulang kampung untuk serius usaha ukir sandal. Padahal di Tangerang belum ada satu tahun," beber dia.

Saat ini jenis sandal jepit ukirnya bermacam-macam. Mulai dari membuat gantungan kunci hingga jam dinding yang diukir dengan bahan utama karet sandal jepit. Untuk pemasarannya, sandal jepit ukir tersebut baru dipasarkan lewat media sosial Instagram pribadinya. Lewat nama akun Instagram luxman_art, terus menerima pesanan sandal jepit ukir.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Saya fokus pemasaran di Instagram, WhatsApp dan lain-lain. Terkadang pesanan datang lewat komunitas ukir di grup WhatsApp," imbuhnya.

Sumber:kumparan

No comments

Powered by Blogger.