Video Viral Pesan Ibu yang Ada di Panti Jompo Ini Bikin Banjir Air Mata



    Sudah kewajiban bagi setiap anak untuk merawat orangtuanya. Tapi, karena berbagai alasan seperti kesibukan dan harus bekerja, sebagian anak menitipkan orangtuanya di panti jompo. Seperti dialami oleh wanita paruh baya asal Malaysia ini yang ditaruh anaknya di rumah perawatan khusus lansia.



Video berdurasi 31 detik yang muncul di Facebook dan memperlihatkan wanita tua bernama Maimon Abdul Hamid viral. Maimon adalah seorang wanita berusia 67 tahun yang tinggal di panti jompo di Johor Bahru, Malaysia.



Pada video tersebut, Maimon memohon anak-anaknya untuk membawanya pulang. Berbicara dalam bahasa Melayu, Maimon mengungkapkan bahwa ia tak ingin berada di panti jompo.


"Nak, jika kamu mencintaiku, tolong bawa aku pulang, tolong jangan tinggalkan aku di sini. Aku tidak ingin berada di sini, aku menderita. Biarkan aku bersamamu. Aku harap kamu tidak melupakanku," kata Maimon pada video yang viral itu.

Seperti dilansir dari mStar Online, awalnya postingan video itu diunggah oleh akun Facebook bernama Sri. Ia pun berharap Maimon akan dipersatukan kembali dengan semua anaknya untuk merayakan Hari Raya Idulfitri tahun ini bersama keluarganya.

"Aku hanya ingin memenuhi impian MakCik Maimon untuk melihat anak-anaknya lagi. Aku memilih untuk menyebarkan video ini secara online dan satu-satunya tujuanku adalah membantu ibu ini," kata Sri kepada mStar.

Sri mengaku kerap mengunjungi rumah perawatan untuk lansia di mana Maimon saat ini tinggal. Banyak warga lanjut usia lainnya yang juga telah ditelantarkan oleh keluarga mereka tinggal di rumah tersebut.

Diyakini bahwa Maimon memiliki total tujuh anak dari tiga pernikahan yang berbeda. Setelah video menjadi viral, banyak netizen merasa tersentuh dan sedih atas pernyataan Maimon. Tak sedikit dari mereka juga berkomentar dengan emoticon menangis.

"Ya allah. Sedihnya lah dengan luahan makcik ni. Pliss lah siapa-siapa anak-anak makcik ni jaga lah dia," komentar netizen.



Sumber : wollipop

No comments

Powered by Blogger.