Faktanya, Tidur Terlalu Malam dapat Merusak Rambut



   Mulai dari penataan menggunakan hot tools hingga pewarnaan, ada banyak faktor dapat menyebabkan kerusakan pada rambut. Kalau beberapa contoh yang disebutkan sebelumnya, kebanyakan orang sudah tahu dan menyadarinya. Namun, tahukah Sahabat Fimela bahwa ada banyak kebiasaan yang tanpa sadar dapat menyebabkan kerusakan pada rambut? Lebih parah lagi, kerusakan ini justru terjadi saat kita sedang tidur malam. Apa saja, ya?





1. Tidur dengan rambut basah

Mungkin Sahabat Fimela sudah terlalu lelah setelah berkegiatan seharian, sehingga tidak sempat mengeringkan rambut 
dengan maksimal. Sayangnya, kebiasaan ini dapat menyebabkan kerusakan pada rambutmu. Rambut berada pada kondisi paling rapuh saat berada dalam keadaan basah. Inilah yang menyebabkan tidur dalam kondisi rambut basah dapat menyebabkan rambut menjadi kusut, memiliki ujung bercabang, dan semakin kering. Gesekan antara rambut dan sarung bantal juga dapat merusak kutikula rambutmu, lho!


2. Menggunakan ikat rambut

Mengikat dan mencepol rambut di malam hari merupakan salah satu cara untuk membuat rambut lebih tertata pada keesokan paginya. Namun, kebiasaan ini dapat merusak batang rambut, khususnya bila mengikatnya di daerah atas dan menggunakan ikat rambut yang kencang. Rambut akan mudah patah dan kutikula pun akan tertarik. Jika kamu ingin menata atau menjaga agar rambut tetap rapi saat tidur, lebih baik tata dengan cara dikepang longgar saja.

3. Tidur tanpa menyisir rambut

Tak hanya saat sedang bersiap-siap pergi, sebaiknya sisir rambut terlebih dahulu sebelum tidur. Kulit kepala kita memiliki minyak alami yang berfungsi untuk menjaga kesehatan rambut. Dengan menyisir rambut sebelum tidur, minyak tersebut akan terdistribusi dengan baik pada batang rambut. Kebiasaan ini juga dapat memberikan stimulasi bagi kulit kepala dan folikel rambut untuk menumbuhkan rambut.

Memilih sisir pun tak boleh dilakukan dengan sembarangan. Pasalnya, kualitas sisir yang kurang baik dapat membuat rambut mudah patah dan juga rontok. Agar lebih aman, kamu bisa memilih sisir dengan kualitas terbaik, seperti The Wet Brush Original yang mampu meluruskan rambut kusust dengan mudah atau bisa juga mencoba Tangle Teezer Compact Styler yang dirancang secara khusus tanpa menarik rambut berlebihan hingga patah.

4. Menggunakan sarung bantal yang teksturnya kasar

Gesekan pada rambut dapat membuat rambut menjadi rusak. Maka itu, saat tidur sebaiknya hindari penggunaan sarung bantal yang bertekstur kasar, seperti yang terbuat dari bahan katun atau linen. Ganti sarung bantal dengan bahan lembut seperti sutra. Bahan ini akan meminimalisir gesekan antara rambut dan sarung bantal. Tak hanya untuk rambut, sarung bantal berbahan sutra juga bermanfaat untuk kesehatan kulit kita, lho!

5. Tidur dalam kondisi rambut mengenakan hair spray

Penggunaan hair spray untuk styling dapat membuat rambut menjadi lengket dan kasar. Jika tidur dengan kondisi rambut masih mengenakan hairspray, ini bisa menyebabkan kerusakan pada rambut. Gesekan antara rambut dan sarung bantal, serta antar helaian rambut akan semakin besar dan menyebabkan rambut kusut. Jika kamu tidak punya waktu untuk mencuci rambut dan mengeringkannya dengan maksimal (ingat poin nomor 1!) lebih baik gunakan bobby pins untuk menjaga tatanan rambut pada tempatnya, sehingga gesekan dapat diminimalisir.


Sumber : liputan6

No comments

Powered by Blogger.