Hilang 5 Hari saat Berwisata ke China, TKI Asal Majalengka Ditemukan



    Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang hilang sejak Minggu (10/3/2019) ditemukan oleh petugas kepolisian Shenzhen, China.



Perempuan 36 tahun asal Majalengka, Jawa Barat, itu bekerja di Hong Kong dan sedang berlibur ke China sebelum dilapprkan hilang.



"Tadi malam telah ditemukan PMI (pekerja migran Indonesia) tersebut," kata Konsul Penerangan Sosial dan Budaya Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Hong Kong, Yuni Suryati, Sabtu (16/3/2019).

Yayah dilaporkan hilang saat berwisata ke Shenzhen, Provinsi Guangdong. Dia berangkat ke Shenzhen melalui perjalanan darat dari Hong Kong bersama beberapa wisatawan melalui jasa perusahaan travel.

Namun perusahaan travel tak mendapati Yayah dalam rombongan sehingga melapor ke kepolisian Shenzhen, KJRI Hong Kong, dan KJRI Guangzhou.

Konsuler Jenderal RI untuk Guangzhou, Gustanto, menerima informasi hilangnya seorang warga negara Indonesia pada Senin (11/3/2019).

Sebelumnya Konsuler Jenderal RI untuk Hong Kong Tri Tharyat menyoroti maraknya TKI Hong Kong yang bekerja secara ilegal di Shenzhen. Praktik tidak sah itu terjadi lantaran sulitnya pengawasan dan mudahnya para TKI mendapatkan visa mengunjungi wilayah China daratan.

Sementara itu rencananya hari ini Yayah akan diserahterimakan dari Kepolisian Shenzhen kepada perusahaan travel. Kemudian dia akan diantar ke KJRI Hong Kong untuk ditampung sementara sambil menyelesaikan proses administrasi dengan agen penyalur tenaga kerja Indonesia dan majikannya di Hong Kong.

Sumber :inews

No comments

Powered by Blogger.