Seorang Ibu di China Keguguran Setelah Tak Sengaja Diberi Pil Aborsi oleh Dokter



     Seorang ibu di China kehilangan anak yang dikandungnya setelah dokter secara tidak sengaja memberinya resep pil aborsi alih-alih obat untuk menstabilkan kehamilan. Kejadian tragis itu terjadi bulan lalu di Kota Nanchang, Provinsi Jiangxi, China.



Segera setelah menggunakan obat itu, sang ibu menemukan dirinya kembali di rumah sakit, berdarah dan kesakitan. Pemeriksaan yang dilakukan menemukan bahwa dia telah mengalami keguguran.



Berdasarkan laporan yang dilansir AsiaOne, Minggu (24/3/2019), wanita itu dan suaminya telah berjuang untuk mendapatkan anak lagi selama delapan tahun setelah anak pertama mereka lahir karena masalah kesehatan sang ibu.

Mereka gembira mengetahui bulan lalu bahwa dia hamil. Tetapi kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama karena wanita itu keguguran hanya lima hari setelah mengetahui dirinya hamil.

Dokter wanita yang meresepkan pil aborsi itu mengakui bahwa dia melakukan kesalahan tetapi mengatakan dia "tidak bermaksud jahat". Dia menjelaskan bahwa dia secara keliru memberi resep pasien sebelumnya kepada wanita itu.

Dalam pembelaannya dokter yang juga menjabat sebagai kepala departemen di rumah sakit itu mengatakan perempuan tersebut diberitahu untuk kembali menemui dokter setelah mengambil obat dari apotek, tetapi dia tidak pernah melakukannya.

Keluarga korban menuntut 100.000 yuan sebagai ganti rugi dari rumah sakit (sekira Rp211 juta) tetapi rumah sakit hanya bersedia membayar 10.000 yuan (sekira Rp21 juta). Akhirnya kedua belah pihak sepakat ganti rugi di angka 50.000 yuan (Rp105 juta).

Rumah sakit menambahkan bahwa dokter yang bersangkutan akan menerima hukuman setelah rumah sakit tidak lagi mengalami kekurangan tenaga medis.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.