Kartini Jadi Inspirasi bagi Para TKW Tulungagung

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Para tenaga kerja wanita (TKW) atau pekerja migran Indonesia (PMI), sosok Raden Ajeng Kartini adalah pejuang hak perempuan yang patut jadi suri teladan. Sosok Kartini mampu memberi inspirasi sekaligus tuntunan bagi kehidupan wanita asli Indonesia meski kini tinggal di negara orang.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

"Kartini bagi seorang PMI adalah sosok pada dirinya sendiri, yang harus mampu membuka mata dunia dengan pentingnya ilmu dan pengetahuan," kata Heni Wulandari, aktivis Kompas PMI di Hongkong, Minggu (21/04) siang.

Para pekerja yang bersusah payah membanting tulang, menurut Heni, mempunyai cita-cita agar keluarganya bahagia dan berkecukupan. Tanpa kecuali yang terpenting, hasil usaha yang dikirimkan akan dapat membiayai anak untuk sekolah. "(Pendidikan ilmu pengetahuan) yang kelak menjadi madrasah bagi anak-anaknya saat kembali bersama keluarga," ungkapnya.

Bagi kebanyakan perempuan, Kartini mempunyai peran sangat penting membuka cakrawala kehidupan perempuan di Indonesia. "Beliau menjadi pelita bagi penerus bangsa," terangnya.

Senada dengan Heni, perempuan asli Ngunut  bernama Hanny Cut yang kini bekerja di Taiwan juga memberi apresiasi pada Hari Kartini 21 April 2019 ini. "Perjuangan Ibu Kartini perlu kita tiru. Jika tiada ibu sehebat Kartini, perempuan masa kini mungkin hanya jadi budak lelaki," ucapnya.

Ungkapan dan ucapan Hari Kartini seakan menenggelamkan hiruk pikuk tentang pemilu yang masih hangat dibicarakan.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Sosok Kartini juga sering menjadi tema dalam beberapa film. Antara lain lewat tangan sutradara Sjumandjaja (RA Kartini, 1984), Azhar Kinoi Lubis (Surat Cinta untuk Kartini, 2016), Hanung Bramantyo (Kartini, 2017).

Sumber:jatimtimes

No comments

Powered by Blogger.