TKI Ingin Bekerja di Malaysia

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Warga Gunungkidul yang bekerja ke luar negeri kebanyakan menginginkan penempatan ke Malaysia. Selain dapat memperoleh penghasilan lebih besar, negara tersebut dipilih lantaran menjanjikan.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

“Yang paling banyak ke Malaysia. Yakni sebanyak 70 orang,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tansmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul Purnamajaya akhir pekan lalu.

Disnakertrans mencatat, selama 2018 data yang masuk sudah lebih dari 120 orang bekerja ke luar negeri. Selain itu, Amerika Serikat menjadi idola warga Gunungkidul sebagai tujuan kerja. Tercatat ada 27 orang yang berupaya bekerja di Amerika Serikat.

“Negara lain yang diminati adalah Jepang, Korea, Taiwan, Brunai Darussalam, dan Arab Saudi,” ujar Purnamajaya.

Menurut dia, TKI berjenis kelamin laki-laki 63 orang dan 57 perempuan. Berdasarkan asal kecamatan, Wonosari menempati urutan tertinggi yakni 19 orang. Disusul Gedangsari 18 orang, Playen 13 orang dan Patuk.

Sementara itu, Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul, Munawar mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk mewadahi pencari kerja dalam mengasah skill. “Ini didukung dengan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK),” ujarnya.

Sebenarnya, kata dia, di tingkat lokal banyak lowongan kerja. ‘’Namun keinginan bekerja di luar negeri dan ingin bersaing dengan tenaga kerja luar juga meningkat,” kata Munawar.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Biasanya, Warga Negara Indoensia (WNI) bekerja di luar negeri dengan tujuan mengasah kemampuan. Sekaligus mempelajari dunia kerja di luar negeri. Jumlah tenaga kerja yang dikirim ke pabrik besar di luar negeri setiap tahun meningkat.

“Semula, setiap tahun hanya belasan orang. Kemudian puluhan orang. Pada 2018 lalu, terdapat 120 orang,” ungkap Munawar. 

Sumber:radarjogja

No comments

Powered by Blogger.