5 Mitos Seputar Toner yang Sebaiknya Berhenti Dipercaya

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Mulai dari 7 Skin Method hingga Chizu Saeki Method, ada banyak metode penggunaan toner yang bisa dipilih. Produk skin care yang bertekstur seperti air dan memiliki banyak fungsi ini memang semakin populer sejak beberapa tahun belakangan ini. Nah, meskipun sudah banyak digunakan para perempuan dalam merawat kulitnya, ternyata masih ada beberapa mitos seputar toner yang beredar di masyarakat. Berikut ini adalah beberapa mitos seputar toner yang sebaiknya berhenti kamu percaya.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

1. Toner merupakan pembersih wajah

Saat mengaplikasikan toner menggunakan kapas ke wajah, terkadang kita masih suka menemukan sisa kotoran dan makeup yang terangkat pada kapas. Inilah yang membuat banyak perempuan menganggap toner sebagai pembersih wajah. Padahal, hal ini dapat dibilang kurang tepat, lho! Kapas yang dibasahi menggunakan skin care apapun, bahkan air, akan menimbulkan efek yang sama. Pastikan untuk membersihkan wajah secara maksimal menggunakan double cleansing agar wajah kembali bersih sebelum menggunakan toner dan skin care lainnya.

2. Toner hanya untuk pemilik kulit berminyak

Banyak perempuan yang enggan menggunakan toner karena berpikir bahwa toner hanya bermanfaat bagi pemilik kulit berminyak. Padahal, mitos tersebut tidaklah benar. Toner mampu membersihkan dan menutrisi segala tipe kulit, mulai dari yang kering, sensitif, berminyak, hingga yang berjerawat. kamu hanya tinggal menyesuaikan kandungan toner dengan kebutuhan kulit kamu. Untuk kamu yang memiliki kulit kering, pilihlah toner dengan kandungan yang mampu menghidrasi dan melembapkan kulit.

3. Toner akan membuat kulit semakin kering

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, banyak perempuan yang percaya bahwa toner akan membuat kulit semakin kering. Lagi-lagi, mitos ini cenderung keliru dan tidak tepat. Toner yang berpotensi membuat kulit kering adalah toner yang memiliki kandungan alkohol di dalamnya. Kalau kamu khawatir akan hal ini, pilih toner tanpa kandungan alkohol dan memiliki kandungan yang dapat melembapkan kulit seperti aloe vera atau air mawar.

4. Toner tidak baik untuk pemilik kulit sensitif

Zaman sekarang, toner untuk pemilik kulit sensitif sudah semakin mudah ditemukan. Maka itu, anggapan bahwa toner tidak baik untuk pemilik kulit sensitif dapat dianggap sebagai mitos belaka. Ada banyak toner yang diformulasikan khusus untuk menangani kulit sensitif dan dapat membantu meredakan iritasi dan inflamasi. Beberapa contoh kandungan yang baik untuk pemilik kulit sensitif antara lain adalah chamomile atau aloe vera.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

5. Toner dapat mengecilkan pori-pori

Mitos seputar toner selanjutnya adalah kemampuan toner dalam mengecilkan pori-pori. Pertama, yang perlu kamu ketahui adalah fakta bahwa pori-pori tidak dapat mengecil, bagaimana pun caranya. Nah, jika kamu merasa kulit menjadi kencang setelah penggunaan toner, ini dapat menjadi tanda bahwa toner yang kamu gunakan memiliki kandungan alkohol yang terlalu besar sehingga membuat kulit terasa tertarik.

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Sumber:fimela

No comments

Powered by Blogger.