Air Terjun Hijau' Taiwan Tutup Setelah Turis Menginjak-injak Tanaman Petani

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

"Air Terjun Hijau" Taiwan (綠色 瀑布) telah ditutup untuk pengunjung oleh pemilik properti tempat ia berada karena wisatawan berbondong-bondong untuk mengambil foto di daerah yang diinjak-injak tanamannya.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sebuah tanggul tanah di sebelah sebuah pertanian ubi jalar di Distrik Longjing Kota Taichung tiba-tiba mendapat perhatian wisatawan Taiwan setelah foto-foto mulai muncul di media sosial. Tanggul itu dijuluki "Air Terjun Hijau" karena lapisan tebalnya Vaccinium Fig yang tebal dan mulai menarik gerombolan wisatawan yang ingin berfoto selfie di gundukan hijau.

Tanaman merambat itu sebenarnya ditanam oleh seorang petani tua di usia 80-an untuk mencegah erosi saat hujan lebat. "Aku menumbuhkan tanaman merambat karena itu cantik. Ketika hujan datang, tanaman merambat yang ditanam di tanah mencegah tanah dari erosi," kata petani itu kepada TVBS.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Meskipun banyak turis berjalan di alur di antara tanaman, beberapa merusak tanaman saat mereka berjingkat mencari sudut yang sempurna, merusak hasil panen petani yang susah payah dalam proses itu. Petani itu berkata bahwa dia meminta banyak orang untuk berhati-hati dan tidak menginjak tanaman ubi jalar, tetapi ada begitu banyak, dia tidak bisa memperingatkan mereka semua.

Pada hari Sabtu (5 Mei), karena khawatir akan kerusakan tanaman dan tanaman anggurnya sendiri, pemilik ladang memasang tanda kuning yang bertuliskan "Tanah pribadi, tolong jangan memasuki kebun." Namun, pada hari Minggu (5 Mei), TVBS melaporkan bahwa banyak wisatawan terus mengajukan kawanan domba ke daerah itu untuk mengambil foto.

Banyak netizen mengeluh bahwa pemandangan yang indah telah rusak. Beberapa netizen meminta turis untuk meninggalkan petani malang itu sendirian dan mengambil foto dari pinggiran.



Sumber:taiwannews

No comments

Powered by Blogger.