Gara-gara Tak Sanggup Beli Tiket Mudik, TKI Medan Nekat Sembunyi di Roda Pesawat Malaysia

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Seorang WNI nekat nebeng di roda pesawat di Penang malaysia gara-gara tidak bisa beli tiket pulang ke Medan.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang pria asal Indonesia ditangkap pihak kepolisian Malaysiakarena telah melakukan aksi ilegal pada Senin (13/5/2019).

Ia melakukan aksi nebeng di roda pesawat dengan alasan tidak punya ongkos untuk pulang ke Medan, Sumatera Barat.

Berikut Kronologinya

1. Diketahui Pertamakali oleh Teknisi

Kejadian tersebut terjadi pada Senin (13/5/2019) sekitar pukul 10.00.

Pria asal Indonesia itu ditemukan pertama kali oleh teknisi pesawat.

Dilansir dari Kompas.com dari kantor berita Bernama seorang teknisi menemukan seseorang keluar dari kompartmen roda pendarat.

"Dia melihat seorang pria meluncur keluar dari bagian rodapesawat dan segera memberitahu tim keamanan, yang kemudian menyerahkannya kepada polisi," sebut sumber tersebut kepada kantor berita Bernama.

2. Berinisial GR usia 39 Tahun

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa pelaku berinisial GR berasal dari Medan.

Pria bernama GR ini diketahui berusia 39 tahun.

Ia juga merupakan seorang karyawan di sebuah pabrik makanan ternak di Malaysia.

Menurut pihak teknisi peswat, GR dikabarkan memasuki secured area yang terletak di bagian kargo bandara secara ilegal.

GR melakukan aksi nekatnya lantaran tidak punya ongkos untuk pulang kampung ke Medan, Sumatera Utara.

3. Pihak Kepolisian Melakukan Penyelidikan Lebih Lanjut

Sedangkan kepada Bernama kepala kepolisian setempat, Jefri Md Zain, menyebutkan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi lebih lanjut.

Jefri juga menambahkan bahwa penyelidikan terhadap peristiwa ini dilakukan berdasarkan pasal 7 Undang-Undang Area dan tempat Dilindungi tahun 1959.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Peristiwa ditemukannya seorang Wni yang menyusup ke rodapesawat di bandara Internasional Penang, Malaysia dibenarkan oleh Direktorat perlindungan WNI Kemnetrian Luar Negeri.

Sedangkan KJRI Penang juga sudah mengetahui peristiwa tersebut dari otoritas setempat dan akan terus memantau perkembangan kasus ini.


Sumber:tribunnews

No comments

Powered by Blogger.