Mengaku Polisi, "Salesman" di Hong Kong Paksa Remaja 18 Tahun Berhubungan Seks

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang salesman di Hong Kong dilaporkan hadir di persidangan setelah memaksa remaja untuk berhubungan seks dengan menyaru sebagai aparat. Lam Kai-man mengancam remaja berusia 18 tahun yang diidentifikasi dengan nama X dengan "gelarnya" ketika menjebaknya di sebuah hotel pada 2017, berdasarkan keterangan di sidang. Menurut keterangan Jaksa Neil Mitchell, Lam pertama kali berkenalan dengan X yang merupakan lulusan SMA melalui media sosial Instagram dan mengatur pertemuan dengannya.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Dua hari kemudian, di hotel yang berlokasi di Cambridge Building Kwun Tong, Lam memotret kartu identitas X untuk meyakinkan diri remaja itu tidak di bawah umur. Setelah pembicaraan menjadi lebih intim, Lam kemudian mengaku sebagai informan yang tengah membantu polisi untuk mengungkap adanya prostitusi terselubung. "Korban melihat terdakwa sangat serius sehingga korban berpikir terdakwa benar-benar tengah menjalankan penegakan hukum sehingga menjadi takut," ujar Mitchell. 

Lam kemudian memberi tahu X bahwa dia tidak akan mendapat masalah hukum asalkan dia bersedia berhubungan seks dengan Lam. Diwartakan SCMP via Asia One Jumat (17/5/2019), awalnya Lam membayar X 3.500 dollar Hong Kong, atau sekitar Rp 6,4 juta, sebagai "biaya kencan". Namun tak lama kemudian, pria 33 tahun itu mengambil kembali uangnya dan mengaku sebagai polisi yang tengah melakukan tugas intelijen. 

Lam berkata, uang itu "disita sebagai bukti". Setelah itu, Lam mengatakan X harus berpura-pura sebagai pacarnya. Dia menuturkan hal itu dilakukan supaya rekannya tak mencurigai X terlibat dalam kasus prostitusi. Kasus itu terungkap setelah X mendatangi pekerja sosial dan menceritakan kejadian sebenarnya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Polisi menangkap Lam dan menyita ponsel berisi videonya. Hakim Maggie Poon Man-kay menuturkan, dia bakal memeriksa latar belakang, laporan kejiwaan Lam, serta kesaksian X sebelum menjatuhkan vonis 11 Juni mendatang. Meski begitu, Lam menyatakan dia mengaku bersalah atas tindakan pengancaman dengan hukuman penjara hingga 14 tahun. 

Selain itu, sidang tersebut juga memaparkan Lam pernah dipenjara selama enam tahun pada 2013 karena terbukti dalam kasus pemerkosaan sebelum keluar dan bekerja sebagai salesman.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.