Nekat Sembunyi di Roda Pesawat, Hal Ini Bisa Terjadi Pada Tubuh Kamu



     Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap polisi Malaysia pada Senin (13/5) pagi karena masuk tanpa izin ke dalam kompleks Bandara Internasional Penang. Ia ditemukan petugas bersembunyi dalam bagian roda salah satu pesawat, berusaha jadi penumpang gelap untuk kembali pulang ke Medan.



Kejadian orang-orang menjadi penyusup roda pesawat pernah beberapa kali dilaporkan. Menurut Civil Aerospace Medical Institute (CAMI) sejak tahun 1947 tercatat ada 105 orang di seluruh dunia yang pernah mencoba terbang dengan bersembunyi di bagian roda pesawat.



Apa yang terjadi ketika seseorang nekat naik pesawat dengan cara tersebut? Menurut ahli aviasi Jeff Wise ancaman utama adalah kekurangan oksigen dan suhu temperatur dingin ekstrem.

"Berada di bagian roda saat pesawat terbang rasanya seperti tiba-tiba ditempatkan di atas puncak Gunung Everest," kata Jeff seperti dikutip dari CNN, Selasa (14/5/2019).

Spesialis bedah dr Kenneth Stahl dari Jackson Memorial Hospital mengomentari risiko yang bisa terjadi adalah terjadi kerusakan sel terutama pada otak. Mengomentari satu kasus di mana remaja 16 tahun selamat terbang selama lima jam, menurut dr Kenneth itu hanya keberuntungan karena suhu dingin memperlambat metabolisme tubuh.

Dengan metabolisme tubuh yang lambat maka tingkat kerusakan sel akibat kekurangan oksigen dapat diminimalisir.

"Pada dasarnya selama penerbangan ia dalam kondisi mati suri," kata Kenneth yang menambahkan kemungkinan besar sang remaja tetap akan mengalami semacam kerusakan otak.

CAMI sendiri mencatat dari sekitar 105 orang yang pernah terbang di bagian roda pesawat, hanya 25 orang mampu bertahan selamat sampai setelah mendarat. Ini berarti angka kelangsungan hidup (survival rate) orang yang nekat mencobanya sekitar 24 persen.

Sumber :detik

No comments

Powered by Blogger.