PRT Asal Jember Disiram 2 Panci air Mendidih Oleh Majikannya

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Nasib kurang mengenakkan dialami oleh warga Jember.Niatnya mengadu nasib dengan bekerja di Bali, malah berujung penganiayaan.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Eka Febriyanti (21),Warga Kalisat, Jember yang mengadu nasib dengan bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT)  harus mengalami luka bakar hingga 50 persen di sekujur tubuhnya yang diduga lantaran disiram dua panci air mendidih oleh sang majikan bernama Desak Made Wiratningsih.

Bukan hanya penganiayaan yang ia alami , bahkan dilaporkan oleh Baliexpress, gajinya selama 7 bulan pun tidak dibayar oleh majikannya.

Dari pengakun Eka ,kejadian tersebut terjadi hanya karena permasalahan gunting besi majikan yang hilang. Kemudian korban disuruh mencarinya sampai ketemu.

Namun sayang, Eka tidak ingat betul lokasi rumah tempatnya bekerja. Ia hanya menyampaikan TKP di dekat Stadion Dipta Gainyar, tepatnya gang masuk sebelah Indomaret rumah pojok sendiri.

 "Saya sudah berusaha mencari, ternyata gunting tersebut tidak ketemu. Kalau tidak ketemu kan menerima sanksi. Jadi saya berani disiram air panas itu. Tapi setelah saya ketakutan disiram dua panci. Saya melarikan diri," jelas korban.

Dijelaskan, peristiwa itu bermula pada Selasa pagi (7/5) sang majikan menyuruh korban mencari gunting besi berwarna hitam seharga Rp 88 ribu yang diakuinya hilang. Pencarian tersebut berujung dengan kesepakatan dari majikan memberikan hukuman  disiram air panas jika tidak menemukannya.

Korban pun berusaha mencari di seluruh sudut ruangan, namun tidak ketemu. Akhirnya pasrah oleh kemauan sang majikan. Sekitar pukul 12.00 sang majikan menyuruh adik tiri korban yang bernama Santi untuk merebuskan air dua panci.

"Tidak ketemu guntingnya. Lantaran korban ndak punya uang dan tidak menemukan gunting yang dimaksud diganti dengan disiram air panas. Yang namanya orang awam, orang kecil akhirnya menyatakan iya aja," ungkap Kuasa Hukum korban Supriyono saat ditemui di Mapolda Bali pada Rabu (15/5).
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Setelah air mendidih, korban dipanggil oleh majikannya dan disiram air panas tersebut. Mulai dari ujung kepala secara bergantian dengan Santi dan sekuriti rumah yang diketahui bernama Eri.

"Penyiraman pertama dilakukan oleh majikannya ini. Lalu dilanjutkan oleh adik tirinya dan Eri. Segelas demi segelas sampai dua panci air panas habis," ungkapnya.

Sumber:situskartini

No comments

Powered by Blogger.