Terseret Arus Laut dan Hilang Selama 16 Jam,Pria 27 Tahun di Tai Po ini Ditemukan Meninggal Dunia



      Seorang pemuda yang suka bermain snorkeling, kemarin malam,Minggu (26 mei),bersama teman-temannya pergi ke tempat menyelam di Wan Sha Lan beach, Sam Mum Chai Shuen di Tai Po pada malam hari untuk snorkeling dan menangkap kepiting.



Namun hal yang menyenangkan tersebut berubah menjadi duka ketika air laut yang pasang menjadi surut.



Pria berusia 27 tahun tersebut tertarik oleh air laut yang surut dan teman-temannya tidak dapat membantunya kemudian melapor ke Polisi untuk meminta bantuan.

Dikutip dari media lokal oncc ,sejumlah besar personel tim penyelamat Hong Kong datang kelokasi kejadian tak lama setelah mendapatkan laporan dan melakukan pencarian menyusuri laut dan udara menggunakan Helikopter .

Pencarian oleh tim penyelamat tanpa henti selama 16 jam tersebut akhirnya membuahkan hasil .
Kemarin , Senin (27 mei ) korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Beberapa penduduk desa mengingatkan para penyelam bahwa ada jebakan tersembunyi di dasar laut tersebut.

Korban yang diketahui bermarga Chan (27 tahun), suka kegiatan air, dan sering bertemu teman-temannya untuk menyelam. Pada jam 8 tadi malam, Chan dan teman-temannya pergi ke pantai pasir di Sha lan ,Tai Po untuk melakukan snorkeling malam hari.
Pada pukul 11 ​​malam, Chan bermain ke pantai, tetapi waktunya rendah, Chan dicurigai kelelahan fisik dan ditarik ombak laut, ia segera memanggil teman-temannya dengan keras untuk meminta tolong, teman-teman mencoba menariknya, tetapi tidak berhasil.

Teman-temannya mencari di laut, tetapi karena kegelapan permukaan laut, mereka kembali ke pantai dan meminta bantuan Polisi dan damkar.

Sumber :situskartini

No comments

Powered by Blogger.