Topan Fani Terjang India dan Bangladesh, 3 Orang Tewas

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Topan Fani yang disebut terbesar dalam beberapa tahun terakhir menerjang timur India dan Bangladesh. Membuat pohon kelapa beterbangan dan memutus listrik hingga komunikasi. Topan monster itu mendarat di kota suci Puri pagi hari waktu setempat, dengan angin yang bertiup dilaporkan bisa mencapai 200 kilometer per jam. Dilaporkan AFP Jumat (3/5/2019), otoritas di Negara Bagian Odisha sudah mengevakuasi sekitar satu juta di tengah kekhawatiran badai setinggi 1,5 meter itu menyapu pedalaman.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Otoritas mengatakan, satu orang pria karena serangan jantung di salah satu tempat penampungan yang disediakan. Satu orang lagi tewas karena tertimpa pohon. Berdasarkan pemberitaan media setempat, korban tewas akibat Topan Fani sudah mencapai enam orang. Namun, pejabat lokal tidak bisa memverifikasi kebenarannya. 

Sementara pihak berwenang di Bangladesh di mana Fani juga menerjang mengungkapkan seorang perempuan tewas tertimpa pohon, dengan sebuah desa terendam akibat tanggul terdekat pecah. Juru bicara badan penanggulangan bencana Bangladesh Mohammad Jahir mengatakan sekitar 400.000 warga yang tinggal di kawasan pesisir dievakuasi ke tempat penampungan. Sementara ratusan ribu orang di Negara Bagian West Bengal sudah mendapat pemberitahuan untuk melarikan diri, dengan bandara lokal ditutup begitu juga jalan dan stasiun kereta. 

Salah satu warga di Puri mengungkapkan langit menjadi gelap. Setelah itu, jarak pandang mereka sangat terbatas hingga lima meter ketika topan itu datang. "Kami melihat gerobak makanan sampai di pinggir jalan. Kemudian semua papan toko beterbangan di udara dan suara angin memekakkan telinga," terang warga itu. Setelah menghantam Puri dan ibu kota Odisha, Bhubaneswar, dan menuju timur laut, otoritas mulai bergerak untuk membersihkan pohon tumbang di jalan dan memulihkan telepon serta internet.

Menteri Javed Ahmed Khan menuturkan otoritas di West Bengal telah mengungsikan ribuan dari desa pesisir. Sabtu besok (4/5/2019), Topan Fani bakal sampai Kolkata, rumah bagi 4,5 juta orang. Sementara Menteri Utama West Bengal Mamata Banerjee berkata mereka memantau situasi 24 jam setiap hari dan mengerahkan segala upaya yang dipunya. "Berhati-hatilah. 

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Jaga keselamatan kalian dan tetaplah selamat selama dua hari ke depan," terang Banerjee dalam kicauan yang dia unggah di Twitter. Sementara itu, seorang bayi dilaporkan lahir beberapa saat setelah Topan Fani melewati Bhubaneswar, demikian dikatakan juru bicara rumah sakit. "Kami memanggilnya Putri Fani karena dia lahir ketika rumah sakit diterjang oleh topan tersebut," kata juru bicara itu dilansir Press Trust of India.


Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.