Virus Hepatitis E Berpotensi Menyebar di Berbagai Daerah di Hong Kong

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Hepatitis E berpotensi menyebar di berbagai distrik di Hong Kong dan pemerintah harus memperkenalkan lebih banyak tes virus sebagai tindakan pencegahan, seorang ahli medis memperingatkan kemarin (16/5).
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Itu terjadi setelah tiga kasus virus dikonfirmasi pada hari Selasa, dengan pasien, termasuk satu yang meninggal, tinggal di Tuen Mun, Kowloon City dan Distrik Selatan.

Siddharth Sridhar, asisten profesor klinis di Departemen Mikrobiologi Universitas Hong Kong, memperingatkan bahwa sejak tiga kasus terjadi di Hong Kong, Kowloon dan New Territories, warga di berbagai distrik memiliki peluang yang sama untuk tertular virus.

Dia menambahkan bahwa orang tua lebih rentan terhadap penyakit ini. Dia ingin lebih banyak tes untuk hepatitis E yang harus diperkenalkan.

"Masa inkubasi untuk hepatitis E adalah selama dua hingga enam minggu, jadi sulit untuk mengetahui bagaimana mereka terinfeksi," kata Sridhar.

"Dan bahkan setelah terinfeksi, pasien mungkin tidak menunjukkan banyak gejala, sehingga hampir tidak terlihat."tambahnya.

"Beberapa orang akan menderita hepatitis akut setelah infeksi. Mata mereka akan menguning dan mereka memiliki urin yang gelap dan nafsu makan yang buruk. Pasien mungkin perlu dirawat di Unit Perawatan Intensif dalam kasus-kasus serius, atau membutuhkan transplantasi hati."ungkapnya lagi

Dia mengatakan mereka yang memiliki penyakit kronis dan sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat menderita penyakit hati kronis karena fungsi hati mereka akan memburuk setelah mereka terinfeksi hepatitis E.

Menurutnya,Hepatitis E kemungkinan ditularkan dari tikus ke manusia tetapi tidak menutup kemungkinan bisa ditularkan antara manusia.

Sridhar mengatakan pasien akan tertular penyakit setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh tikus atau menyentuh mulut mereka setelah bersentuhan dengan tempat-tempat yang terkontaminasi oleh kotoran tikus.

"Makanan mentah seperti sushi dan salad harus dihindari," katanya.

"Virus ini dapat bertahan hidup di lingkungan selama beberapa jam, atau bahkan hingga dua hingga tiga hari. Memasukkan makanan yang terkontaminasi kembali ke lemari es (baca : Kulkas) akan memungkinkan virus bertahan lebih lama lagi." katanya.

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Beberapa tikus bahkan berlarian ke rumah-rumah penduduk," kata anggota dewan Distrik Kota Kowloon Kenny Lai Kwong-wai.

"Kami menyerukan kepada pemerintah untuk meningkatkan kebersihan dan mencari teknologi baru untuk pengendalian hewan pengerat."tambahnya.


Sumber:situskartini

No comments

Powered by Blogger.