Akhir Pekan Ini, TKI dari Malaysia Bakal Padati Bandara Banyuwangi




Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia diprediksi bakal banyak melakukan perjalanan mudik ke Indonesia menggunakan jalur transportasi udara Kuala Lumpur- Banyuwangi. Peningkatan jumlah penumpang pesawat dari pekerja migran di Malaysia diprediksi akan terjadi pada Sabtu-Minggu, (2/6).

Sejak akhir 2018, Bandara Internasional Banyuwangi telah tersedia maskapai penerbangan Citilink, mengisi rute penerbangan langsung Kuala Lumpur Malaysia menuju Kabupaten Banyuwangi. Adanya rute internasional tersebut membuat TKI asal Banyuwangi dan kota sekitar yang bekerja di negeri jiran bisa lebih mudah untuk mudik.

"Puncak arus balik maupun arus mudik, kalau arus mudik di hari Sabtu dan Minggu, mudah mudahan kita bisa lihat nanti hari Minggu untuk kedatangan TKI, mudah mudahan akan berpengaruh (meningkatkan kuota penerbangan), dari Kuala Lumpur ke Bayuwangi," kata Manager Maintenance Facility PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Banyuwangi, Andry Lesmana A, Jumat (31/5).

Sebelumnya, Andry menjelaskan kondisi penerbangan secara nasional saat ini sedang mengalami penurunan okupansi. Beberapa penyebabnya antara lain karena adanya rute jalur darat tol dari Jakarta- Surabaya-Probolinggo membawa pengaruh terhadap minat penerbangan. Di sisi lain, kementerian perhubungan juga baru menetapkan tarif baru mendekati waktu mudik.

Pihaknya berharap, okupansi penerbangan di Bandara Banyuwangi bisa terus stabil, dan baru bisa dilihat pasca arus mudik tuntas.

"Penumpang mengalami penurunan secara nasional, hingga 50 persen dari sebelumnya, kalau sebelumnya ada 8-9 pesawat dengan pergerakan 18 kali per hari, sekarang tinggal 10. Hari biasa untuk saat ini kita turun, tapi kemarin karena penyesuaian, penetapan tarif batas atas dan tarif batas bawah oleh kementErian perhubungan last minute mendekati waktu mudik, mungkin efeknya baru bisa dilihat setelah aktivitas mudik lebaran selesai," paparnya.


Sumber:merdeka 



No comments

Powered by Blogger.