ASITA : Minat Mudik WNI di Luar Negeri Masih Tinggi



    Minat mudik warga negara Indonesia yang berada di luar negeri pada Lebaran tahun ini diperkirakan masih tinggi dan tidak mengalami perubahan yang berarti.


Ketua Umum Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) N. Rusmiati mengatakan, secara jumlah, WNI di luar negeri seperti tenaga kerja Indonesia (TKI) yang melakukan mudik Lebaran tahun ini tidak mengalami perubahan yang berarti dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. 


"Saya belum bisa sebutkan secara pasti, berapa jumlah pemudik dari luar negeri pada Lebaran kali ini. Namun yang jelas tidak ada tanda-tanda penurunan, meskipun ada kendala harga tiket pesawar yang dinilai masih mahal," jelasnya, Rabu (5/6/2019).


Dia mengatakan, pada Lebaran kali ini, masih banyak pemudik yang tetap memanfaatkan moda transportasi udara. Terlebih menurutnya terdapat sejumlah rute penerbangan langsung dari luar negeri yang menghubungkan negara asal keberangkatan pemudik menuju daerah asalnya, tanpa harus transit di bandara besar.


"Salah satu contohnya rute penerbangan Kuala Lumpur-Banyuwangi yang dibuka sejak 2018. Rute itu cukup membantu para pemudik dari Malaysia untuk menuju daerah asalnya seperti Jawa Timur tanpa harus transit ke Jakarta atau Surabaya dulu," jelasnya.


Dia mengatakan, aktivitas mudik para ekspatriat RI pada Lebaran tahun ini masih didominasi oleh para pemudik dari negara seperti Malaysia, Hong Kong, dan Timur Tengah. Adapun negara-negara tersebut merupakan negara dengan populasi tenaga kerja Indonesia (TKI) terbesar.


Di sisi lain, dia mengakui, terdapat sejumlah hambatan yang dialami pemudik dari luar negeri untuk mudik tahun ini. Salah satunya adalah bangkrutnya sebuah agen perjalanan di Hong Kong yakni Free Spirit Travel pada akhir bulan lalu.


Hal itu membuat ratusan tenaga kerja indonesia (TKI) gagal mudik pada Lebaran tahun ini. "Memang sedang ada kendala di beberapa negara seperti kasus di Hong Kong. Sekarang sedang diproses oleh negara yang bersangkutan. Kami harap para TKI tersebut tetal dapat mudik pada Lebaran kali ini," katanya.





Sumber : ekonomi

No comments

Powered by Blogger.