Kemlu Sebut 4 TKW yang Tewas Saat Kebakaran di Arab Saudi Diduga 'Undocumented' dan 'Overstay'


https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sebanyak empat tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia tewas dalam kebakaran di mes kerja mereka di Arab Saudi, Jumat (21/6/2019) lalu. Dua di antaranya adalah WNI asal Lombok NTB.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Dilansir dari Kompas.com, Kementerian Luar Negeri RI mengungkapkan bahwa terdapat empat Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal akibat kebakaran di Arab Saudi.

Pelaksana harian (Plh) Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI, Judha Nugraha, mengungkapkan bahwa keempatnya telah melebihi izin tinggal (overstay) dan tidak memiliki dokumen resmi.

"Empat ini adalah warga negara kita yang undocumented, overstay, jadi tidak ada dokumen kepada yang bersangkutan," ungkap Judha ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (23/6/2019).

Ia menuturkan bahwa pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mendapat informasi mengenai korban dari teman-temannya.

Selanjutnya, para jenazah akan dimakamkan di Arab Saudi. Alasannya, agar pemakaman dapat dilakukan sesegera mungkin.

Kemenlu, kata Judha, telah mendapat izin dari keluarga korban perihal pemakaman di Tanah Suci tersebut.

"Jadi kan untuk menyegerakan, jadi apalagi di Tanah Suci. Jadi lebih baik kita segerakan pemakamannya, dan sudah dapat izin dari keluarganya," katanya.

Sebelumnya, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Yohanes menyampaikan jumlah korban Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang meninggal di Saudi sebanyak tiga orang.

Namun dia dapat memastikan, sebanyak dua korban telah dilaporkan kepada pihaknya terkait kasus tersebut.

"Info sementara sampai dengan pagi ini yang dapat saya rekam identitas korban kebakaran di Mekkah asal NTB baru dapat dua orang," katanya.

Kedua korban yang dimaksud tersebut yaitu, Ida Rohayani (37) alamat Desa Gerintok, Kecamatan Renteng Lombok Tengah dan Kaini (32) dengan alamat Desa Wakul, Kecamatan Praya, Lombok Tengah.

Sebelumnya, Anggota Pos Tenaga Kerja (Posnaker) Kelurahan Renteng, Lombok Tengah, menyebutkan, jumlah TKW yang meninggal akibat kebakaran di mes kerjanya di Arab Saudi sebanyak empat orang.

“Informasi yang kami dapat, jumlahnya ada empat korban, dua di antaranya warga Kelurahan Renteng Lombok Tengah yang ada di sini yaitu Kaini dan Ida Royani,” Ungkap Nasrullah saat ditemui dirumah salah satu korban yang berada di Lingkungan Wakul, Kelurahan Renteng. Sabtu (22/6/2019).

“Dua korban lainnya asal Desa Jago dan Desa Lajut, identitasnya saya tidak tahu“ karena bukan wilayah kerja saya,” Imbuh dia.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Dia menerangkan, kematian empat TKW tersebut akibat terjebak kebakaran di dalam mes yang diduga akibat korsleting AC.

“Informasi yang kami dapatkan itu mereka sedang asyik tiduran dan AC meledak, kemudaian terjadilah kebakaran” Tutur dia.


Sumber:tribunnews

No comments

Powered by Blogger.