Sakit Kepala Selama 5 Tahun, Ada Kayu Mengendap di Otak Pria Ini

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang pria di Provinsi Yunnan, China, begitu terkejut ketika memeriksakan diri ke rumah sakit karena mengalami sakit kepala selama lima tahun. Pria dengan marga Zhou itu awalnya berkata kepada dokter dia mulai merasa aneh dengan kondisinya sejak dua bulan lalu. 

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Saat itu, kelopak matanya membengkak. Selain itu, sakit kepalanya semakin menjadi. Karena itu seperti dilansir Oddity Central Senin (24/6/2019), dia memberanikan diri pergi ke Rumah Sakit Rakyat Pertama.

Setelah dilakukan pemindaian di kepalanya, didapati bahwa sumber sakit kepalanya berasal dari pecahan kayu yang jika digabungkan sepanjang 11 cm mengendap di otaknya. Dokter pun menanyakan bagaimana bisa serpihan kayu bisa berada di dalam tengkoraknya. Zhou kemudian mengingat kembali kecelakaan yang dialaminya lima tahun silam.

Zhou mengatakan ketika masih bekerja di hutan kawasan Mojiang County, dia tersandung dan jatuh dengan kepala lebih dahulu ke cabang pohon tebal. Cabang pohon itu menembus kelopak matanya dan menembus rongga mata. Ada kayu yang tertancap di mata, dia berusaha tenang dan mencoba menariknya sendiri. 

Setelah itu dia berupaya menghentikan pendarahan. Karena tidak punya uang, dia memutuskan tidak ke rumah sakit untuk berobat dan membiarlan lukanya sembuh sendiri. Pria 41 tahun itu mengungkapkan setelah insiden itu, dia mengalami sakit kepala yang hebat. Namun, saat itu dia tidak menganggapnya dengan serius. 

Meski begitu, ternyata masalah yang dia hadapi sangat serius karena cabang yang menusuk kelopak matanya ternyata juga menembus otak dan pecah jadi potongan saat dia menariknya. Untungnya, potongan kayu itu tidak sampai merusak pembuluh darah maupun sistem saraf. Tetapi potongan kayu tersebut terpencar di antara otak dan menyebabkan sakit di kepalanya. 

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Dokter kemudian memberi tahu Zhou bahwa dia harus menjalani operasi darurat. Namun Zhou dan istrinya menolak karena pertama, mereka takut jika Zhou buta. Kedua, mereka tidak mempunyai uang sebagai biaya berobat. Mencoba memahami situasi, para dokter meyakinkan pasangan itu bahwa operasi tidak akan merusak otak Zhou. 

Selain itu, mereka bakal berupaya untuk menghindarkan biaya tambahan. Operasi pun berjalan dengan sukses. Dokter mengambil sejumlah potongan dari otaknya. Dari operasi itu, diketahui ada potongan yang hanya berjarak 5 mm dari bagian vital. Jika mereka terlambat, bisa saja Zhou bakal tewas seketika.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.