TKW di Arab Saudi Nyolong Harta Majikan



Nama baik Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi, tercoreng oleh aksi pencurian yang dilakukan Syamsiah di beberapa kota di Arab Saudi.

"Dalam aksi pencurian ini, Syamsiah memakai modus minta tolong dicarikan pekerjaan," ujar Ahyar, aktivis PMI di Arab Saudi.

Ketika dilacak di media sosial facebook, Syamsiah memakai nama samaran Libya Libya Libya, Lidya Lidya Lidya. Adapun statusnya di Arab Saudi sudah overstay.

Syamsiah terus diburu petugas atas laporan para korban. Salah satu koran pencurian itu adalah Ana Haniyah yang bermukim di Jeddah.

Tiga bulan sebelumnya, Syamsiah juga pernah nyolong harta seorang warga negara Indonesia di kota Buraidah bernama Reni Marlina Zhilfanazila. Tak tanggung-tanggung, ia menggondol perhiasan dan uang ribuan riyal milik Reni Marlina Zhilfanazila. Kasusnya pun sedang bergulir (status DPO).

Dalam informasi yang dihimpun Ahyar, terungkap sejumlah kasus melibatkan wanita asal Cianjur itu. Aksi pertama di rumah keluarga Madam Majidah di kota Riyadh, Syamsiah kabur setelah menggasak uang tunai sebesar 9.000 Riyals. (status DPO)

Syamsiah binti Anus Paimun bukan saja donyan mencuri uang dan perhiasan, tapi pakaian, setrika, perabotan dapur juga digondol. Tidak peduli apakah itu teman atau pun majikan ia sikat. 

Uniknya, Syamsiah kok begitu mudah kabur dari rumah majikan, berpindah tempat dari satu kota ke kota lain. Ini bisa jadikan alasan bahwa pencurian oleh Syamsiah ini dilakukan secara terorganisir.

"Mari kita semua warga negara Indonesia di Arab Saudi, jika melihat atau mengenal pelaku diatas untuk sama-sama melaporkannya kepihak kepolisian, kepada KBRI Riyadh Arab Saudi KJRI Jeddah, Consulate General Republic of Indonesia, Jeddah," kata Ahyar, aktivis BMI. Kontributor jurnas.com di Arab Saudi. 

Sumber:jurnas

No comments

Powered by Blogger.